Badan Penyelenggara Haji mengungkapkan bahwa Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi sempat mewacanakan pemotongan kuota haji Indonesia hingga lima puluh persen. Namun, wacana tersebut dibatalkan setelah melihat komitmen pemerintah Indonesia melalui badan baru yang dibentuk oleh Presiden Prabowo.
Badan Penyelenggara Haji atau BP Haji meyakini bahwa Arab Saudi tidak akan memangkas kuota haji Indonesia hingga lima puluh persen pada tahun depan. Wakil Kepala BP Haji, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan bahwa wacana pemotongan kuota haji sebesar lima puluh persen muncul karena Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menilai pelaksanaan haji dari Indonesia belum berjalan optimal. Pemotongan kuota tersebut diwacanakan untuk mencegah agar permasalahan haji tahun ini tidak kembali terjadi di tahun depan.
Laporan Tim Garuda TV.
Caption | Admin: Filda