JAKARTA – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari menegaskan pembangunan hunian terjangkau di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, merupakan bagian dari Program 3 Juta Rumah yang menjadi prioritas pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak.
Program ini disebut sebagai terobosan pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya di perkotaan. Groundbreaking proyek tersebut digelar pada Jumat (21/8/2026).
Qodari menjelaskan, hunian vertikal dipilih sebagai solusi keterbatasan lahan di perkotaan. Lahan disediakan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI), sementara pembiayaan didukung PT Bank Tabungan Negara (BTN). “Jadi, ini ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Untuk perkotaan desainnya adalah perumahan vertikal dan lahannya disediakan oleh KAI, pembiayaannya dari BTN,” ujarnya.
Ia menilai sinergi antarlembaga menjadi langkah strategis untuk menghadirkan hunian layak di lokasi bernilai ekonomi tinggi, namun tetap terjangkau. Hunian yang dekat dengan pusat aktivitas masyarakat diyakini akan mengurangi beban transportasi sekaligus meningkatkan kualitas hidup penghuni.
“Jadi ini terobosan dari Pemerintah untuk bisa memberikan kesempatan bagi seluruh masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah, untuk punya rumah, terutama di perkotaan. Ini lahannya sangat strategis, dekat dengan pusat-pusat kegiatan,” kata Qodari.
Selain menyoroti konsep pembangunan, Qodari juga mengapresiasi desain modern yang ditampilkan dalam maket proyek. Ia berharap pembangunan berjalan sesuai rencana dan benar-benar dialokasikan bagi masyarakat yang berhak. “Tadi sudah lihat juga mockup-nya, ada gambar di belakang ini, menggambarkan unit-unit yang ada, bagus sekali. Jadi ini berkualitas. Kita doakan supaya pembangunan berjalan sesuai rencana dan bisa dialokasikan untuk mereka yang benar-benar membutuhkan dan benar-benar berhak,” tuturnya.





