JAKARTA – Raheem Sterling resmi gabung Feyenoord hingga akhir musim 2025/2026 dalam langkah transfer mengejutkan yang langsung mengubah peta persaingan Eredivisie dan membuka babak baru karier sang winger Inggris di luar Premier League.
Kepastian Raheem Sterling resmi gabung Feyenoord diumumkan pada Jumat, 13 Februari 2026 dini hari WIB, ketika klub asal Rotterdam itu mengontraknya sampai akhir musim dengan status bebas transfer setelah berpisah dari Chelsea pada Januari 2026.
Transfer Raheem Sterling resmi gabung Feyenoord ini menjadi sorotan karena sang pemain datang tanpa biaya transfer, namun membawa pengalaman panjang bersama klub-klub elite seperti Chelsea dan Manchester City yang membuat Feyenoord mendapatkan tambahan amunisi kelas Eropa di fase krusial musim 2025/2026.
Sterling sebelumnya memperkuat Chelsea dan juga pernah menjadi pilar penting Manchester City sebelum akhirnya memilih melanjutkan petualangan ke luar Inggris bersama Feyenoord.
Pemain berusia 31 tahun itu datang dengan status bebas transfer usai menyepakati pemutusan kontrak bersama Chelsea, termasuk kompensasi untuk sisa 18 bulan kontraknya yang sebelumnya dilaporkan bernilai lebih dari 300.000 pound sterling per pekan.
“Sebagai pemain bebas transfer, untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama saya memiliki kesempatan untuk menentukan langkah berikutnya dalam karier saya.”
“Saya ingin meluangkan waktu berbicara dengan klub dan para pelatih untuk memahami peran yang mereka bayangkan untuk saya serta memastikan saya bisa memberi nilai nyata di babak baru ini,” ujar Sterling.
Keputusan Sterling tidak lepas dari komunikasi intens dengan pelatih Feyenoord, Robin van Persie, yang diyakini memainkan peran penting dalam meyakinkan sang pemain untuk menerima tantangan baru di kompetisi Belanda.
“Setelah berdiskusi panjang dengan Robin, saya yakin Feyenoord adalah tempat di mana saya bisa merasa bahagia dan menjadi bagian penting tim.”
“Bermain di luar negeri adalah tantangan baru bagi saya dan saya siap menjalaninya. Sejujurnya, saya sangat antusias untuk segera memulai,” tutur Sterling.
Feyenoord sendiri merupakan klub bersejarah yang berdiri sejak 1908 dan saat ini tengah bersaing di papan atas klasemen Eredivisie 2025/2026 dengan posisi runner-up, terpaut 17 poin dari pemuncak klasemen, PSV Eindhoven.
Dalam situasi tersebut, kehadiran Sterling diproyeksikan menjadi solusi instan untuk meningkatkan produktivitas lini serang sekaligus memperkaya variasi taktik tim pada paruh kedua musim.
Van Persie pun menegaskan bahwa transfer ini bukan sekadar tambahan nama besar, melainkan bagian dari strategi konkret klub untuk mengejar target kompetitif musim ini.
“Tentu saja ini pencapaian luar biasa bagi kami bisa meyakinkan pemain dengan kualitas seperti Raheem untuk bergabung. Rekam jejaknya berbicara sendiri.”
“Dia adalah pemain yang bisa mengubah jalannya pertandingan, dan saya yakin dia akan menjadi tambahan berharga bagi tim dalam upaya kami mencapai target pada paruh kedua musim ini,” kata Van Persie.
Dengan pengalaman internasional, jam terbang di level tertinggi, serta motivasi membuktikan diri di luar Inggris, Sterling kini menghadapi fase penting dalam kariernya yang berpotensi menjadi salah satu transfer paling menentukan di Eredivisie musim ini.***
