DAEJEON – Kabar mengejutkan datang dari dunia voli Korea Selatan. Megawati Hangestri Pertiwi, pevoli andalan Indonesia yang akrab dijuluki “Megatron,” resmi mengakhiri perjalanannya bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks setelah klub tersebut berhasil menjadi runner up V-League musim 2024/2025. Keputusan ini diumumkan pada Kamis (10/4/2025), menyusul berakhirnya kontraknya bersama klub V-League tersebut. Tak hanya Megawati, rekan setimnya, Vanja Bukilic, juga dikabarkan akan segera meninggalkan Red Sparks untuk melanjutkan karier pada kompetisi voli Eropa.
Megawati, yang telah menjadi ikon di Red Sparks sejak bergabung pada Juli 2023, memilih untuk kembali ke Indonesia demi merawat sang ibu yang tengah sakit. Keputusan ini mendapat dukungan penuh dari manajemen Red Sparks. “Kami menghormati keputusan Mega untuk mengutamakan keluarga. Dia telah memberikan kontribusi luar biasa bagi tim, dan kami berharap bisa bekerja sama lagi di masa depan,” ungkap perwakilan klub dalam pernyataan resminya.
Performa Gemilang pada Championship Series di Red Sparks
Selama dua musim bersama Red Sparks, Megawati berhasil mencatatkan prestasi gemilang. Ia membawa timnya lolos ke playoff V-League untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun pada musim 2023-2024, dengan torehan 736 poin. Di musim keduanya (2024-2025), performa Megatron semakin bersinar, meraih gelar MVP putaran ketiga dan membantu Red Sparks finis sebagai runner-up setelah kalah dramatis dari Pink Spiders di final.
Sementara itu, Vanja Bukilic, pevoli asal Serbia yang menjadi tandem maut Megawati, juga dikabarkan tak memperpanjang kontraknya. Menurut sumber terpercaya, Bukilic tengah diincar sejumlah klub Eropa setelah menunjukkan performa apik dengan 935 poin di musim sebelumnya bersama Korea Expressway Hi-Pass, sebelum bergabung dengan Red Sparks pada 2024. Kepergian kedua pemain kunci ini menjadi tantangan besar bagi pelatih Ko Hee Jin untuk meracik ulang strategi tim di musim mendatang.
Kiprah Megawati di Korea Selatan tak hanya meninggalkan jejak di lapangan, tetapi juga menginspirasi penggemar voli Tanah Air. “Terima kasih, Mega, atas dedikasinya. Semoga sukses di langkah berikutnya,” tulis salah satu penggemar di media sosial. Dengan kepergian Megatron dan Bukilic, Red Sparks kini harus bersiap mencari pengganti untuk menjaga daya saing di V-League.
Bagaimana menurut Anda tentang masa depan Megawati dan Red Sparks pasca-kepergian dua bintang ini? Pantau terus update terbaru dunia voli hanya di sini!