JAKARTA – Piala Dunia terakhir Cristiano Ronaldo berakhir dengan kekecewaan. Portugal tersingkir pada babak 16 besar setelah takluk 0-1 dari Spanyol lewat gol Mikel Merino pada menit ke-91, Selasa (7/7/2026) waktu setempat. Meski demikian, penyerang berusia 41 tahun itu enggan terburu-buru menentukan masa depannya bersama tim nasional.
Ronaldo menilai Spanyol beruntung bisa mencetak gol pada penghujung laga. “Saya sedih meninggalkan Piala Dunia seperti ini. Saya sudah memberikan yang terbaik. Saya sudah melakukan yang terbaik dan saya pergi dengan hati nurani yang bersih. Ini memang Piala Dunia terakhir saya, tetapi sekarang saya akan punya waktu untuk merenung dan bersama keluarga saya. Saya tidak akan membuat keputusan yang terburu-buru,” ujarnya, dilansir The Daily Star.
Ia menegaskan tidak ingin keputusan pribadi membayangi perjalanan tim. “Saya tidak mengambil keputusan saat emosi sedang memuncak,” katanya.
Sepanjang kariernya, Ronaldo telah mempersembahkan tiga gelar bergengsi untuk Portugal: Euro 2016, Liga Bangsa-Bangsa 2019, dan 2025. “Saya telah memenangkan tiga gelar untuk Portugal; sebelum Cristiano Ronaldo, Portugal belum pernah memenangkan satu gelar pun,” tegasnya.
Selain itu, Ronaldo juga menyampaikan apresiasi kepada pelatih Roberto Martinez yang resmi meninggalkan jabatannya. “Seorang manajer hebat, seorang manusia hebat, dan apa yang telah dia lakukan untuk Portugal patut dipuji. Saya ingin berterima kasih kepadanya dan mendoakan kebahagiaan untuknya,” kata Ronaldo.
Meski kecewa, ia tetap menekankan pentingnya bangkit. “Memang mengecewakan harus tersingkir seperti ini, tetapi kita bisa tetap tegak kepala,” tambahnya.