JAKARTA – Menjelang Ramadan, perhatian terhadap pasokan pangan meningkat. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah terus memantau produksi dan harga komoditas pangan.
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Kawendra Lukistian, mengingatkan Kementerian Perdagangan, Bulog, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menjaga stabilitas stok dan harga pangan demi melindungi daya beli masyarakat.
“Kita minta teman-teman dari Kementerian Perdagangan untuk menertibkan fluktuasi harga di beberapa daerah, agar masyarakat bisa mendapatkan komoditas pangan dengan harga yang terjangkau,” ujar Kawendra.
Ia juga mendorong pemerintah untuk memberikan pembaruan berkala terkait perkembangan harga dan stok pangan, agar masyarakat dapat memahami kondisi pasar dengan jelas.
“Kementerian Perdagangan dan juga Perum Bulog harus memastikan kestabilan harga dan stok berbagai komoditas. Dan tentunya, kita terus meminta agar ada langkah konkret dalam menertibkan perbedaan harga yang mencolok di lapangan,” tambahnya.
Kawendra mengapresiasi pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pangan yang melibatkan aparat penegak hukum untuk mengawasi distribusi dan mencegah praktik penimbunan.
“Satgas Pangan ini sudah dibentuk, dan di dalamnya ada penegak hukum yang siap bertindak jika ditemukan pelanggaran. Jika ada oknum yang terbukti melakukan penimbunan, mereka harus ditindak tegas tanpa pandang bulu, karena itu sudah melanggar aturan,” tegas Kawendra.
Ia berharap pengawasan ketat dari pemerintah dan Satgas Pangan dapat memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan selama Ramadan, sehingga tetap terjangkau bagi masyarakat.