TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, tengah menjalankan program seleksi ketat bagi sekolah swasta yang ingin memperoleh subsidi penuh biaya pendidikan atau SPP gratis bagi siswanya mulai tahun ajaran 2025.
Proses ini dilakukan secara menyeluruh demi memastikan kualitas lembaga pendidikan yang akan menerima bantuan.
Menurut Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Agus Supriatna, Sabtu (14/6), proses verifikasi dilakukan langsung di lapangan.
Setiap sekolah swasta harus memenuhi standar tertentu agar layak mendapatkan dukungan dana dari pemerintah daerah. Langkah ini menjadi bagian penting untuk memastikan pendidikan gratis berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran.
“Pertama harus kita cek langsung bagaimana kegiatan belajarnya? bagaimana manajemen sekolahnya dan bagaimana kualitas pendidikannya?” ujar Agus.
Pemeriksaan Ketat Sebelum Subsidi Disalurkan
Dalam pelaksanaannya, ada tiga tahap penting yang harus dilalui oleh sekolah swasta, yaitu verifikasi lapangan, seleksi administrasi, dan visitasi kelayakan.
Semua tahap ini dilakukan untuk menilai kesiapan institusi pendidikan menjalankan program sekolah gratis.
Agus menjelaskan bahwa visitasi bukan hanya formalitas, melainkan upaya menyeluruh untuk memahami proses pembelajaran dan manajemen sekolah.
“Proses seleksi administrasi dan visitasi sudah dilakukan. Tetapi, untuk hasil visitasi baru akan dirapatkan, setelah itu baru nanti akan direkomendasikan kepada pimpinan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa proses ini memerlukan waktu karena evaluasi harus dilakukan dengan cermat.
Setiap aspek pendidikan, dari kualitas guru hingga fasilitas dan sistem manajemen, menjadi pertimbangan utama dalam menentukan kelayakan pemberian bantuan.
Siap Jalan Juli 2025, 195 Sekolah Antusias Mendaftar
Target pemerintah adalah program ini dapat terealisasi penuh mulai Juli 2025.
Saat ini, tercatat sebanyak 195 sekolah swasta telah mengikuti proses seleksi, yang terdiri dari 54 SD dan 141 SMP yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Tangerang.
“Sudah ada 195 sekolah swasta yang mendaftar,” terang Agus.
Dalam jangka panjang, Pemkab Tangerang berharap program ini bisa menjadi model peningkatan mutu pendidikan swasta melalui pendekatan berbasis evaluasi menyeluruh.
Program ini selaras dengan amanat undang-undang pendidikan serta komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan akses pendidikan gratis dan berkualitas.***