BANDUNG — Persib Bandung menjadi klub dengan nilai pasar skuad tertinggi di Indonesia Super League (ISL) 2026/2027. Berdasarkan pembaruan data Transfermarkt per 23 Agustus 2026, nilai keseluruhan pemain Maung Bandung mencapai Rp165,91 miliar.
Angka tersebut menempatkan Persib di posisi teratas dalam daftar klub dengan skuad paling bernilai di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Nilai pasar Persib juga menjadi yang tertinggi dibandingkan para pesaingnya pada musim ini.
Persib hanya unggul tipis dari rivalnya, Persija Jakarta. Klub asal ibu kota itu berada di peringkat kedua dengan nilai pasar skuad mencapai Rp162,52 miliar.
Selisih nilai pasar kedua klub hanya sekitar Rp3,39 miliar. Kondisi tersebut membuat Persib dan Persija menjadi dua tim dengan valuasi skuad tertinggi sekaligus menunjukkan ketatnya persaingan di antara klub-klub papan atas ISL.
Di bawah Persib dan Persija, Bali United menempati posisi ketiga. Skuad Serdadu Tridatu memiliki nilai pasar sebesar Rp107,07 miliar.
Dengan demikian, hanya tiga klub yang tercatat memiliki nilai pasar skuad di atas Rp100 miliar berdasarkan pembaruan data tersebut. Persib menjadi yang paling tinggi, disusul Persija dan Bali United.
Nilai pasar yang tercantum di Transfermarkt merupakan hasil penilaian terhadap sejumlah aspek yang berkaitan dengan pemain. Parameter tersebut antara lain usia, performa bersama klub dan tim nasional, sisa masa kontrak, riwayat transfer, serta konsistensi penampilan di lapangan.
Tingginya valuasi Persib tidak terlepas dari komposisi skuad yang dihuni pemain-pemain dengan pengalaman di level nasional maupun internasional. Materi pemain yang dimiliki juga dinilai memiliki kedalaman di berbagai posisi untuk menghadapi persaingan ISL musim 2026/2027.
Namun, nilai pasar tidak secara otomatis menentukan hasil pertandingan maupun posisi akhir sebuah tim di klasemen. Persib tetap harus membuktikan kualitas skuadnya melalui performa kompetitif sepanjang musim.
Predikat sebagai klub dengan skuad termahal juga membuat Persib berada di bawah sorotan dalam persaingan ISL 2026/2027. Nilai Rp165,91 miliar yang melekat pada skuad Maung Bandung menjadi gambaran kekuatan materi pemain, sementara pembuktiannya tetap bergantung pada performa tim di atas lapangan.



