JAKARTA – Satu orang tewas dan beberapa lainnya terluka dalam serangan udara Israel yang menghantam sebuah kendaraan di Lebanon selatan pada Senin (10/11/2025), menurut laporan sejumlah media lokal yang dilansir dari Anadolu, Selasa (11/11/2025).
Kantor berita resmi Lebanon, National News Agency (NNA), melaporkan bahwa sebuah drone Israel menargetkan mobil di dekat kota Baisariyah, yang terletak di wilayah Distrik Sidon. Hingga kini, belum ada rincian mengenai identitas korban maupun jumlah pasti korban luka.
NNA juga mencatat adanya aktivitas penerbangan drone Israel di wilayah Iqlim Al-Tuffah pada ketinggian menengah tak lama setelah serangan tersebut terjadi.
Militer Israel sejauh ini belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan itu.
Sehari sebelumnya, dua orang juga dilaporkan tewas dalam serangan Israel di wilayah yang sama, menandakan eskalasi baru dalam konflik di perbatasan selatan Lebanon.
Ketegangan di kawasan tersebut terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Pasukan Israel melancarkan serangan udara hampir setiap hari, dengan alasan menargetkan anggota dan fasilitas kelompok Hizbullah.
Sejak serangan terhadap Lebanon dimulai pada Oktober 2023 dan berkembang menjadi ofensif penuh pada September 2024, aksi militer Israel dilaporkan telah menewaskan lebih dari 4.000 orang dan melukai hampir 17.000 lainnya, berdasarkan data dari otoritas lokal Lebanon.