MAKASSAR – Seorang siswa SMP berinisial W (13) di Makassar, Sulawesi Selatan, menjadi korban penculikan oleh orang tak dikenal (OTK). Korban kemudian dijadikan jaminan dalam sebuah penipuan yang melibatkan permintaan transfer uang di agen bank.
Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Sangkala, menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula pada Senin (6/1), ketika pelaku menjemput korban W di sekolahnya yang terletak di Kecamatan Tallo, Makassar. Pelaku mengelabui korban dengan menawarkan bantuan untuk mengangkat barang, sambil menjanjikan uang Rp50 ribu.
“Anak itu bersekolah di SMP di Kecamatan Tallo, wilayah Polsek Tallo. Saat jam istirahat, anak itu dijemput pelaku yang berpura-pura membutuhkan bantuan untuk mengangkat barang dengan iming-iming uang Rp50 ribu,” ujar Iptu Sangkala, dilansir dari detik, Selasa (7/1).
Pelaku yang mengendarai sepeda motor kemudian mengajak korban berkeliling untuk menentukan lokasi aksi selanjutnya, dan akhirnya memilih sebuah agen bank sebagai target. Dalam rekaman video yang beredar, pelaku yang mengenakan helm dan masker tampak meminta bantuan untuk melakukan transfer uang.
Petugas agen bank, yang tidak mencurigai apa pun, menuruti permintaan pelaku. Namun, setelah transfer uang dilakukan, pelaku justru meninggalkan korban sebagai jaminan.
“Anak itu dititipkan seakan-akan anak itu adalah anak pelaku. Pemilik konter bank pun percaya dan mentransfer uang sebesar Rp 1,3 juta,” ungkap Sangkala.
Namun, setelah transaksi selesai, pelaku tidak kembali. Merasa curiga, penjaga agen bank akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
“Seorang warga menghubungi Polsek Panakkukang setelah merasa ditipu. Pihak kepolisian langsung menindaklanjuti laporan tersebut,” tambahnya.