JAKARTA – Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, dilanda banjir akibat hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur selama empat jam.
Peristiwa banjir Muara Enim terjadi pada Sabtu (15/2) pukul 09.43 WIB di Desa Air Lintang, Kecamatan Muara Enim, mengakibatkan genangan air yang cukup parah di permukiman warga.
Berdasarkan laporan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tercatat sebanyak 333 kepala keluarga (KK) terdampak dan 333 unit rumah terendam banjir. Kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim segera berkoordinasi dengan berbagai pihak guna melakukan kaji cepat dan pendataan di lokasi terdampak.
Langkah-langkah darurat dilakukan untuk membantu warga yang membutuhkan bantuan.
Laporan terbaru pada Minggu (16/2) menyebutkan bahwa banjir telah surut sepenuhnya. Warga bersama tim gabungan dari pemerintah daerah, relawan, dan instansi terkait mulai melakukan pembersihan material lumpur dan sampah yang tersisa pascabanjir.
BNPB mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat setempat agar tetap siaga terhadap kemungkinan banjir susulan. Selain itu, warga diimbau untuk berhati-hati terhadap potensi penyakit akibat air kotor selama proses pembersihan lingkungan pascabanjir.***