KEDIRI – Bagi Karsimo, penarik becak berumur 75 tahun asal Kabupaten Kediri, napas hidup kini terasa lebih ringan berkat becak listrik gratis yang baru ia terima dari Presiden Prabowo Subianto.
Selama puluhan tahun, pria sepuh ini menggantungkan hidup dari becak ontel, namun usia yang menua membuat setiap kayuhan pedal terasa semakin berat di tubuhnya.
Ia menuturkan, mengayuh becak kini menguras banyak tenaga bahkan membuat tali sandalnya sering kali terlepas karena kekuatan hanya terfokus pada kayuhan.
“Saya senang dengan kehadiran becak listrik ini. Setelah mendapatkannya, saya akan segera pakai untuk bekerja. Terima kasih atas becak listrik ini,” jelas Karsimo usai menerima bantuan, Senin (25/2/2026).
Karsimo merupakan salah satu dari ratusan penarik becak lansia di Kabupaten Kediri yang mendapat becak listrik melalui Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) dari Presiden Prabowo.
Penyerahan sebanyak 200 unit becak listrik itu berlangsung di Convention Hall Simpang Lima Gumul dan turut dihadiri Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa.
Program ini menjadi wujud nyata perhatian Presiden Prabowo terhadap para pekerja sektor informal yang selama ini mengandalkan tenaga fisik sebagai sumber nafkah sehari-hari.
Becak listrik diharapkan tak hanya meringankan kerja mereka, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup dan semangat mencari rezeki.
Tak hanya Karsimo, Suparlan, penarik becak berusia 75 tahun lainnya, turut mengungkapkan rasa bahagianya atas bantuan tersebut.
Di usianya yang tak lagi muda, Suparlan sering kali merasakan pegal luar biasa ketika harus menempuh jarak jauh untuk mengantar penumpang.
Ia mengaku dalam kondisi normal bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp100.000 per hari, namun saat sepi penumpang, pendapatannya bisa turun hingga Rp25.000 saja.
“Jadi saya senang sekali dapat becak gratis ini. Terima kasih Pak Prabowo telah membantu kita. Semoga becak ini bisa membantu mencukupi anak-anak saya dan masa depannya,” jelas Suparlan.
Program becak listrik ini dipandang sebagai bagian dari langkah nyata transformasi sosial yang menempatkan kemanusiaan dan pemberdayaan warga lanjut usia sebagai prioritas pembangunan.
Dengan kendaraan ramah lingkungan ini, para penarik becak diharapkan dapat tetap produktif tanpa harus berjuang melawan batas fisik di masa tua.***

