Gelarannya kembali hadir di tahun 2025, INABUYER EXPO resmi dibuka di Gedung Smesco, Jakarta, dengan melibatkan ribuan pelaku UMKM dari seluruh Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM menargetkan nilai transaksi dalam ajang ini bisa mencapai Rp3 triliun, atau dua kali lipat dari capaian tahun sebelumnya.
INABUYER tidak hanya menjadi ruang temu bisnis antara pelaku usaha dan pembeli, tetapi juga dimanfaatkan sebagai platform edukatif dalam mendorong pemahaman masyarakat akan pentingnya menggunakan produk-produk lokal.
Dalam pembukaan acara, Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menegaskan bahwa pemerintah tengah mendorong sejumlah regulasi dan insentif yang bertujuan membatasi produk asing, terutama di platform marketplace digital.
Produk-produk dalam negeri, khususnya sektor makanan dan minuman, akan diberikan perlakuan khusus dan insentif, yang tidak diberikan kepada produk impor. Langkah ini dianggap krusial dalam menciptakan ekosistem dagang yang adil dan berpihak pada produsen lokal.
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Kementerian UMKM juga akan melibatkan platform digital secara langsung dalam proses distribusi dan promosi produk lokal. Tujuannya adalah untuk menjadikan produk UMKM lebih kompetitif di pasar dalam negeri, serta mengurangi ketergantungan pada barang-barang impor.
INABUYER EXPO 2025 menjadi bukti konkret komitmen pemerintah dalam membangun kemandirian ekonomi nasional melalui penguatan sektor UMKM.
Laporan Muhammad Qalbi & Fiki | Jakarta | Garuda TV
Caption | Admin: Raihana