JAKARTA – Timnas Spanyol mencatat kemenangan besar 4-0 atas Georgina pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Tbilisi.
Hasil laga Spanyol vs Georgia di Grup E ini, tidak hanya mempertegas superioritas, tetapi juga membuat duel penentuan melawan Turki pada laga terakhir menjadi semakin krusial.
Spanyol menampilkan permainan penuh kendali sejak menit pertama dan langsung memaksa Georgia bertahan dalam tekanan tanpa henti.
Gol awal tercipta pada menit ke-11 melalui eksekusi penalti Mikel Oyarzabal setelah wasit Benoit Bastien meninjau VAR dan memastikan terjadinya handball oleh Giorgi Gocholeishvili.
Alex Baena hampir menggandakan skor ketika tembakannya pada menit ke-17 menghantam tiang dan memantul keluar lapangan.
Keunggulan bertambah pada menit ke-22 ketika Martin Zubimendi memanfaatkan umpan matang Fabian Ruiz dan mencetak gol dengan sontekan terukur.
Serangan Spanyol semakin sulit dihentikan hingga Ferran Torres menyumbang gol ketiga pada menit ke-34 melalui penyelesaian jarak dekat.
Georgia yang mencoba keluar dari tekanan tetap kesulitan mengimbangi ritme permainan cepat yang diterapkan skuad asuhan Luis de la Fuente.
Gol keempat hadir pada babak kedua lewat kolaborasi rapi antara Torres dan Oyarzabal yang berakhir dengan sundulan mematikan sang penyerang.
Beberapa peluang tambahan tercipta pada menit-menit akhir namun tidak ada gol susulan hingga wasit meniup peluit panjang.
Spanyol kini memimpin klasemen Grup E dengan 15 poin sementara Turki tetap menempel di posisi kedua dengan 12 poin setelah kemenangan atas Bulgaria.
Pertemuan Spanyol vs Turki pada laga terakhir akan menjadi penentu siapa yang langsung mengamankan tiket otomatis ke putaran final.
Susunan Pemain
Spanyol: Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte; Marc Cucurella; Mikel Merino, Martin Zubimendi, Fabian Ruiz; Ferran Torres, Mikel Oyarzabal, Alex Baena.
Georgia: Giorgi Mamardashvili; Vladimir Mamuchashvili, Saba Goglichidze, Luka Lochoschvilli, Giorgi Gocholeishvili; Anzor Mekvabishvili; Iuri Tabatadze, Zuriko Davitashvili, Otar Kiteishvili, Kvicha Kvaratskhelia; Budu Zivzivadze.***