KALTIM – Personel TNI Angkatan Laut (TNI AL) dari Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VI Makassar kembali menunjukkan aksi heroik. Mereka berhasil menggagalkan aksi pencurian di atas Kapal PELNI KM Bukit Siguntang yang sedang berlayar dari Balikpapan, Kalimantan Timur, menuju Pelabuhan Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada Kamis (27/03).
Kejadian ini menjadi sorotan karena pelaku nekat melompat ke laut demi melarikan diri dari petugas!
Pelaku Tertangkap Berkat CCTV
Pelaku, Kahfi Zaenal (37), tertangkap setelah seorang penumpang melaporkan kehilangan handphone (HP). Berkat kerja sama antara personel pengamanan TNI AL dan security kapal, aksi pencurian ini cepat terungkap.
“Kami langsung bergerak setelah mendapat laporan. Rekaman CCTV menunjukkan jelas pelaku sedang mengambil HP,” ungkap Dantim Pengamanan TNI AL, Pelda Ekl Faizal Zainuddin.
Kronologi Penangkapan
Berbekal rekaman CCTV, tim pengamanan bersama security kapal menyisir area dek dan menemukan pelaku bersembunyi di Deck 4 Hole B. Ia langsung diamankan ke pos security di Deck 4 untuk diinterogasi. Dalam pengakuannya, Kahfi mengaku telah mencuri tiga unit HP dan menyembunyikannya di kamar mandi pria.
“Setelah dicek, hanya ditemukan dua unit HP, sementara satu unit lainnya sudah terjual,” jelas Pelda Ekl Faizal Zainuddin.
Petugas pun berupaya mencari penumpang yang membeli HP curian tersebut untuk mengamankan barang bukti. Namun, di tengah proses ini, situasi memanas. Pelaku tiba-tiba melawan dan nekat melompat ke laut dari Deck 6! Beruntung, ia berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat sebelum dievakuasi kembali oleh petugas.
Diserahkan ke Posal Pinrang
Setelah KM Bukit Siguntang bersandar di Pelabuhan Pare-Pare, Kahfi Zaenal langsung diserahkan kepada pengamanan TNI AL Posal Pinrang untuk proses hukum lebih lanjut. Aksi ini menjadi bukti kesiapsiagaan TNI AL dalam menjaga keamanan, sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, yang menekankan pentingnya respons cepat terhadap setiap ancaman.
TNI AL Sigap Lindungi Keamanan Publik
Kejadian ini menegaskan bahwa TNI AL tidak hanya andal dalam menjaga kedaulatan di laut, tetapi juga sigap mengamankan fasilitas publik seperti kapal penumpang. Dengan kerja sama tim yang solid serta pemanfaatan teknologi seperti CCTV, aksi kriminal di atas kapal dapat dicegah dan ditangani secara efektif.
Kasus pencurian di KM Bukit Siguntang ini menjadi pengingat bagi penumpang untuk selalu waspada terhadap barang bawaan mereka saat bepergian. Keberhasilan TNI AL dalam mengungkap kasus ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap keamanan transportasi laut di Indonesia