SUMSEL – TNI AL dalam menjaga keselamatan masyarakat kembali terbukti. Pangkalan TNI AL (Lanal) Palembang bergerak cepat mengevakuasi dua jenazah Anak Buah Kapal (ABK) TB. Marina 2210/TK Marine Power yang menjadi korban kecelakaan kerja di perairan Gandus, Pulokerto, Palembang, Sumatera Selatan, pada Minggu (13/4). Aksi heroik ini menegaskan komitmen TNI AL dalam misi kemanusiaan di perairan Indonesia.
Kecelakaan tragis itu terjadi di Sungai Musi saat kapal sedang mengamankan tali towing untuk memindahkan labuh jangkar. Tiba-tiba, tali tersangkut, menyebabkan benturan keras yang merenggut nyawa dua ABK, yaitu Heru Bahri (28), Second Officer, dan Tendiko Arifin (34), Third Engine.
Menerima laporan darurat dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang, Babinpotmar 1 Ilir Lanal Palembang, Serda TTU Zulkarnain, bersama Tim SAR gabungan langsung bergegas ke lokasi kejadian. Dengan sigap, tim melakukan evakuasi dan identifikasi korban.
“Jenazah kemudian dipindahkan ke Pelabuhan Boom Baru dan dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk penanganan lebih lanjut,” ujar sumber dari Lanal Palembang.
Aksi cepat tanggap ini mencerminkan tugas TNI AL dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya untuk misi kemanusiaan. Sesuai arahan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, TNI AL harus terus berperan aktif dalam mendukung operasi kemanusiaan dan menjamin keselamatan di wilayah perairan nusantara.”
Keterlibatan TNI AL dalam evakuasi ini bukan hanya soal tugas, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial untuk masyarakat maritim. Kecepatan dan ketepatan respons mereka menjadi bukti bahwa TNI AL selalu siap sedia di garis depan menjaga keamanan dan kemanusiaan di perairan Indonesia.