RIAU – Seorang balita dan ibunya menjadi korban penyerangan oleh orang tidak dikenal di Kelurahan Sungai Salak, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Inhil, Riau. Penyerangan ini menyebabkan meninggal dunia.
Berdasarkan informasi yang diterima, kala itu korban baru pulang dari Kantor Kecamatan Tempuling Lama. Di Jalan Bandara, mereka diserang oleh seorang pria mabuk yang tiba-tiba muncul dan menikam mereka dengan badik.
Korban balita, FH (2), putri dari Taufik, meninggal dunia akibat luka tusuk di dada. Ibunya juga mengalami luka serius dalam serangan tersebut.
Setelah melakukan kejahatan itu, pelaku kabur, namun berhasil ditangkap oleh polisi bersama warga setempat setelah pencarian intensif.
“Korban bayi FH meninggal dunia karena luka tusuk parah di bagian dada akibat serangan senjata tajam jenis badik,” ungkap Kapolres Inhil, AKBP Budi Setiawan.
“Pelaku muncul dari pinggir jalan dan langsung menikam korban yang berada di posisi depan bangku sepeda motor menggunakan senjata tajam. Kemudian pelapor melihat luka tusukan yang berlumuran darah di dada sebelah kanan,” imbuhnya.
Sempat dibawa ke Puskesmas terdekat, nyawa korban tidak tertolong. Kasus inipun dilaporkan ke Polsek Tempuling. Bersama warga, polisi pun mencari pelaku dan berhasil menemukannya di Kelurahan Sungai Salak.
“Sebelum menikam bayi, pelaku juga menikam seorang wanita. Jadi korbannya ada dua. Pelaku dalam kondisi mabuk,” ujarnya.
Insiden tragis ini telah memilukan warga sekitar dan menjadi perhatian serius pihak kepolisian untuk menangkap dan mengadili pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku.