JAKARTA – Pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, tengah menyiapkan kondisi fisik dan mental jelang laga penting menghadapi ganda Korea Selatan, Lee So Hee/Baek Ha Na, pada babak 16 besar Korea Open 2025 yang berlangsung di Suwon Gymnasium, Suwon, Rabu (24/9/2025).
Pertemuan ini menjadi ujian berat bagi Apri/Fadia mengingat pasangan tuan rumah dikenal solid dan mendapat dukungan penuh publik lokal.
“Lusa kami melawan Lee So Hee/Baek Ha Na, andalan tuan rumah. Kami harus siap capek, fisik maupun mental. Itu yang harus disiapkan,” ungkap Apri dikutip dari PBSI, Selasa (23/9/2025).
Pasangan juara Asian Games 2022 itu juga menegaskan pentingnya menjaga konsistensi permainan saat melawan ganda unggulan Korea.
“Konsistensi permainan juga harus diperlihatkan. Kami sudah beberapa kali bertemu mereka dan pernah menang. Pengalaman itu yang akan jadi modal kami,” imbuhnya.
Perjalanan ke Babak 16 Besar
Apri/Fadia melangkah ke babak kedua setelah tampil dominan mengatasi wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor telak 21-18 dan 21-6.
Pertandingan di Suwon Gymnasium pada Selasa siang menjadi ajang adaptasi bagi pasangan Indonesia untuk membaca kondisi lapangan sekaligus menguji pola permainan lawan.
Menurut Apri, kemenangan tersebut juga menjadi momentum untuk menemukan ritme permainan mereka. “Kami sedang beradaptasi meski perlahan sudah cukup bisa membaca pola permainan lawan,” ujarnya.
Evaluasi Pertandingan Perdana
Fadia menambahkan bahwa laga kontra Hong Kong sempat menantang, terutama di gim pertama yang dipengaruhi faktor angin.
“Di gim pertama kami masih coba mencari pukulan yang nyaman tapi memang pasangan Hong Kong ketika dikasih angin bisa lumayan meladeni kami,” jelas Fadia.
Namun, situasi berbeda terjadi di gim kedua. Dengan pola serangan agresif, Apri/Fadia mampu mendominasi penuh. “Di gim kedua kami langsung menekan dan tidak mengendurkan lagi serangan,” tambahnya.
Persiapan Intensif dan Optimisme
Dengan persiapan matang selama satu minggu terakhir, Apri/Fadia optimistis bisa melangkah lebih jauh di turnamen BWF Super 500 ini.
Fadia menuturkan, “Seminggu kemarin persiapan kami cukup bagus. Kami beberapa kali melakukan sparring dengan ganda putra dan ganda campuran pratama di pelatnas.”
Bekal latihan intensif, ditambah pengalaman menghadapi pasangan elite dunia, membuat ganda putri andalan Indonesia tersebut percaya diri menatap laga kontra pasangan Korea yang menjadi unggulan sekaligus favorit tuan rumah.***