JAKARTA – Venezuela menetapkan masa berkabung nasional selama tujuh hari untuk menghormati korban gempa dahsyat yang melanda negera itu pada 24 Juni 2026.
Presiden sementara, Delcy Rodriguez menyebut negaranya sedang “sangat beduka” dan menyerukan doa bagi keluarga korban, mereka yang terluka, hilang, serta komunitas terdampak.
“Hari ini, kita turut berduka cita bersama keluarga yang telah kehilangan orang yang mereka cintai… Untuk menghormati mereka yang telah kehilangan nyawa, saya telah memutuskan untuk menetapkan masa berkabung nasional selama 7 hari, berlaku mulai pukul 18.00 hari ini,” tulis Rodriguez di media sosial, dilansir Anadolu, Kamis (2/7/2026).
Menurut laporan, lebih dari 80.800 keluarga telah menerima bantuan kemanusiaan. Sebanyak 26.121 personel dikerahkan, didukung 3.660 tim pencarian dan penyelamatan dari luar negeri, 148 anjing pelacak, serta 49 kendaraan teknis. Selain itu, 15.467 sukarelawan turut membantu operasi darurat.
USGS mencatat dua gempa berkekuatan 7,2 dan 7,5 mengguncang Yaracuy dengan selang waktu 39 detik. UNDP memperkirakan kerugian fisik langsung mencapai 6,7 miliar dolar AS. Hingga 27 Juni, korban tewas mencapai 2.295 orang, sementara lebih dari 68.000 orang dilaporkan hilang.
Dengan operasi pencarian yang masih berlangsung, otoritas khawatir jumlah korban akan terus bertambah, menegaskan skala tragedi yang dialami Venezuela.