JAKARTA – Vin Diesel mengungkapkan bahwa proses syuting film penutup waralaba Fast & Furious, berjudul Fast Forever, sudah memiliki jadwal.
“Kami mulai syuting pada bulan Desember, jika saya bisa memenuhi permintaan dari studio,” kata Diesel dilansir Variety, Rabu (19/8/2026) saat menghadiri pemutaran peringatan 25 tahun The Fast and the Furious. Ia menambahkan, naskah film yang baru dibacanya membuatnya menitikkan air mata.
“Aku akan menceritakan sesuatu yang pribadi. Setelah empat penulis berbeda, empat tahun pengembangan, dan setelah aku membaca naskahnya, di tengah-tengahnya, air mataku menetes. Di akhir naskah yang telah kami buat dan kerjakan dengan susah payah selama empat tahun, aku menangis. Aku tidak bisa menahannya, dan aku harus memberi tahu semua orang. Dan adikku berkata, ‘Jangan menangis lagi, bro.’ Jadi aku hanya ingin mengatakan bahwa terkadang, bahkan orang-orang terkuat di dunia pun perlu menangis,” ujarnya.
Fast Forever akan menjadi film ke-11 sekaligus terakhir dalam seri Fast & Furious, dijadwalkan tayang di bioskop pada 17 Maret 2028. Waralaba ini merupakan yang terpanjang dan paling menguntungkan bagi Universal, dengan total pendapatan global mencapai 7,3 miliar dolar AS.
Meski Diesel sudah sepenuhnya setuju dengan draf terbaru, sutradara Louis Leterrier mengaku belum membaca naskah tersebut. “Akan ada akhir cerita, dan itu luar biasa. Saya sangat, sangat beruntung menjadi bagian dari franchise ini, dan saya menyukai Vin dan saya menyukai Universal. Mereka hebat untuk diajak bekerja sama. Jadi ya. Kita lihat saja nanti, semoga saja,” katanya kepada Polygon.




