JAKARTA – Memasuki musim hujan, masyarakat diimbau lebih waspada terhadap risiko kesehatan yang mengintai. Selain potensi bencana alam seperti banjir akibat curah hujan tinggi di sejumlah wilayah, musim hujan juga menjadi waktu berkembangnya berbagai penyakit.
Beberapa penyakit umum yang kerap menyerang di musim ini antara lain diare, demam, infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), penyakit kulit, tipes, hingga leptospirosis, yakni penyakit yang ditularkan melalui hewan.
Melihat potensi ancaman tersebut, ada berbagai langkah preventif yang dapat dilakukan. Salah satunya adalah dengan lebih selektif dalam mengonsumsi makanan dan minuman.
Beberapa jenis asupan sebaiknya dihindari demi menjaga daya tahan tubuh.
1. Seafood atau Makanan Laut
Makanan laut dikenal kaya nutrisi dan bermanfaat bagi tubuh. Namun, “mengonsumsi makanan laut saat musim hujan cenderung tidak direkomendasikan,” tulis NDTV Food, dikutip dari Grid.ID. Hal ini lantaran kualitas seafood di pasaran saat musim hujan umumnya kurang segar.
Mengonsumsi makanan laut yang tidak segar bisa menyebabkan diare dan gangguan metabolisme. Jika ingin tetap mengonsumsinya, pastikan bahan dalam kondisi segar dan diolah dengan higienis.
2. Sayuran Berdaun Hijau
Sayuran seperti bayam, kubis, atau kembang kol sebaiknya dihindari untuk sementara. Tingkat kelembaban tinggi saat musim hujan membuat sayuran berdaun hijau lebih mudah terkontaminasi bakteri. Sebagai alternatif, disarankan untuk mengonsumsi sayuran beraroma kuat seperti labu yang lebih tahan terhadap kondisi lembap.
3. Jus Buah Kemasan atau Pinggir Jalan
Membeli jus buah dari luar, khususnya di pinggir jalan, sebaiknya juga dikurangi selama musim hujan. Buah-buahan yang dijual di pasar cenderung lebih rentan terhadap kuman yang menempel pada kulitnya akibat cuaca lembap.
Langkah preventif seperti memperhatikan kebersihan makanan dan minuman penting untuk dilakukan agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari serangan penyakit selama musim hujan.
