PAPUA TENGAH – Komitmen TNI untuk menjaga perdamaian dan memperkuat persatuan di Bumi Cenderawasih kembali menunjukkan hasil konkret. Empat mantan anggota kelompok separatis bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) dari Kodap III Sinak secara resmi kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Rabu (9/7/2025).
Kapuspen TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan mantan kombatan OPM itu adalah Yopi Tabuni, Erenus Tabuni, Kilistus Murib, dan Endan Tabuni.
keempatnya mengucapkan ikrar kesetiaan kepada Indonesia. Proses tersebut disertai penandatanganan ikrar dan penghormatan terhadap Sang Saka Merah Putih sebagai simbol loyalitas kepada Ibu Pertiwi.
Langkah ini tidak terlepas dari pendekatan humanis yang terus dikedepankan oleh satuan tugas gabungan TNI di wilayah Papua. Lewat dialog intensif, perlindungan menyeluruh, dan pembinaan masyarakat, TNI berhasil membangun kepercayaan hingga membuahkan hasil nyata berupa kembalinya para mantan kombatan ke kehidupan damai bersama NKRI.
“TNI menjalankan tugasnya dengan menjunjung tinggi prinsip legalitas, kehati-hatian, serta perlindungan terhadap warga sipil sebagai prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas. Kami juga akan selalu menyambut dengan tangan terbuka siapa pun yang ingin kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kembalinya para mantan anggota kelompok separatis ke NKRI adalah momentum penting dalam upaya membangun Papua yang damai dan sejahtera.
“Mereka yang memilih meninggalkan jalan kekerasan dan kembali ke NKRI adalah saudara kita. Bersama-sama kita bangun Papua yang aman, damai, dan bermartabat,” terangnya.
Ke depan, TNI memastikan akan terus mengedepankan strategi pendekatan dialogis, pemulihan kepercayaan publik, dan pembinaan teritorial berkelanjutan di wilayah Papua. Ruang rekonsiliasi juga dibuka selebar-lebarnya sebagai bagian dari misi menciptakan Papua yang maju, aman, dan penuh harapan bagi seluruh warganya.