JAKARTA — Paris Saint-Germain (PSG) memastikan tiket ke partai puncak Piala Dunia Antarklub 2025 usai membantai Real Madrid dengan skor telak 4-0 pada laga semifinal yang berlangsung di Stadion MetLife, New Jersey, Kamis (10/7) dini hari WIB.
Kemenangan impresif ini sekaligus mengukuhkan dominasi Les Parisiens di kancah dunia.
Pada laga tersebut, PSG tampil menggila sejak awal pertandingan. Tiga gol sudah tercipta di babak pertama lewat Fabian Ruiz (dua gol) dan Ousmane Dembele, yang langsung mengacak-acak lini pertahanan Madrid.
Goncalo Ramos menambah derita El Real dengan satu gol tambahan di penghujung laga.
Berdasarkan statistik resmi FIFA, PSG menguasai pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 69 persen dan menciptakan 17 peluang, tujuh di antaranya mengarah tepat ke gawang.
Hasil ini memastikan PSG menantang Chelsea di final yang akan digelar di stadion yang sama pada Senin, 14 Juli 2025 pukul 02.00 WIB.
Pertemuan dua tim raksasa Eropa itu diprediksi akan berlangsung sengit, terlebih keduanya tampil dominan sejak fase awal turnamen.
PSG membuka keunggulan di menit ke-6 saat Fabian Ruiz menyambar bola hasil assist cerdas dari Ousmane Dembele.
Hanya tiga menit berselang, giliran Dembele mencatatkan namanya di papan skor memanfaatkan blunder lini belakang Madrid yang tampil tidak solid.
Konsistensi serangan dari anak asuh Luis Enrique belum berhenti sampai di sana.
Pada menit ke-24, Ruiz kembali mengoyak jala Thibaut Courtois berkat umpan matang dari Achraf Hakimi, membawa PSG unggul 3-0 sebelum turun minum.
Selepas jeda, PSG tetap menjaga intensitas tekanan. Desire Doue sempat membobol gawang Madrid, namun gol dianulir karena offside.
Meski Real Madrid mencoba membalas, sejumlah peluang yang mereka bangun gagal berbuah gol.
PSG menutup pesta golnya di menit ke-87 lewat Goncalo Ramos yang menyelesaikan umpan dari Bradley Barcola dengan sangat klinis.
Skor 4-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.
Pelatih PSG Luis Enrique tak dapat menyembunyikan rasa puasnya. “Kami bermain sebagai tim dan tampil dengan mentalitas juara. Sekarang fokus kami adalah final,” katanya seusai pertandingan.
Sementara kubu Madrid tampak frustrasi dengan kekalahan telak ini, terutama karena mereka gagal menembus solidnya lini belakang PSG yang dikomandoi oleh Marquinhos dan Donnarumma.***