JAKARTA – Megawati Hangestri, yang dijuluki “Kim Yeon-koung-nya Indonesia”, resmi menangguhkan aktivitasnya bersama tim nasional voli putri Indonesia.
Musim ini, Mega bergabung dengan Hyundai E&C sebagai pemain kuota Asia pada V-League 2026–2027. Setelah merekrut opposite hitter Mega, Hyundai E&C juga mendatangkan outside hitter asal Amerika, Jordan Wilson, sebagai pemain asing. Mega sebelumnya tampil gemilang selama dua musim bersama Red Sparks sejak 2023.
Pada bulan sebelumya, Megawati resmi menyampaikan pengunduran dirinya dari tim nasional melalui keterangan yang ia bagikan di Instagram pribadinya.
“Keputusan ini saya ambil dengan pertimbangan yang matang, termasuk foku pada pengembangan karier profesional, kondisi fisik, serta rencana pribadi ke depan,” tulis Mega.
Keputusan Mega disebut mempertimbangkan tiga faktor utama: kondisi fisik, karier profesional, serta tujuan pribadi. Isu cedera lutut sempat mencuat, namun pelatih kepala Hyundai E&C, Kang Sung-hyung, menegaskan kondisinya tidak serius. “Ada pembicaraan tentang operasi, tetapi tampaknya tidak terlalu serius. Tampaknya tingkat cedera tersebut telah dibesar-besarkan. Jika dia menjaga kondisinya dengan baik selama offseason, saya yakin dia tidak akan kesulitan bermain satu musim penuh,” ujarnya, dilansir Sport Naver, Minggu (31/5/2026).
Timnas voli putri Indonesia kini berupaya mengisi kekosongan yang ditinggalkan Mega. Tiga laga persahabatan melawan Korea dijadwalkan berlangsung di Jecheon, Provinsi Chungcheong Utara, pada 23–26 Juli. Asosiasi Voli Korea menyebut Mega tidak akan tampil dalam pertandingan tersebut. “Kami diberitahu bahwa Mega tidak akan dapat bermain dalam pertandingan persahabatan ini. Daftar pemain final untuk skuad yang akan datang ke Korea diharapkan akan diselesaikan pada bulan Juni,” kata seorang pejabat asosiasi.
Mulai 1 Juli, pemain kuota Asia dapat bergabung dengan klub masing-masing. Perhatian kini tertuju pada apakah Mega, yang kembali ke Korea setelah setahun, akan hadir di Jecheon untuk mendukung timnas Indonesia.