Jagad maya, khususnya platform X (dahulu Twitter), tengah diguncang rasa penasaran yang luar biasa. Salah satu mahakarya arsitektur sekaligus hotel paling prestisius di Bali, The Apurva Kempinski, dilaporkan telah disewa penuh secara eksklusif selama empat hari berturut-turut. Kabar ini memicu spekulasi liar: siapa “sultan” atau instansi yang sanggup mengosongkan 475 kamar di hotel bintang lima tersebut?
Kehebohan bermula saat akun X @LambeSahamjja mengunggah tangkapan layar pengumuman resmi dari Instagram Stories @kempinskibali. Dalam pengumuman tersebut, pihak manajemen menyatakan bahwa seluruh area resor akan digunakan secara eksklusif mulai tanggal 21 hingga 25 April 2026.
Artinya, selama periode tersebut, tamu reguler tidak diperkenankan menginap atau sekadar berkunjung ke restoran di dalam hotel. “Gila… Apurva Bali 4 malam full dibooking penuh 1 hotel. Ini ada 475 kamar, pejabat atau BUMN mana nih???” cuit akun tersebut, yang hingga kini telah dilihat lebih dari 1,9 juta kali.
Berapa Biaya “Mengosongkan” Satu Hotel?
Netizen pun mulai menghitung-hitung biaya fantastis yang harus dikeluarkan untuk menyewa resor semegah Apurva Kempinski secara privat.
Berdasarkan pantauan harga di platform pemesanan:
-
Harga Kamar Terendah: Sekitar Rp5,1 juta per malam.
-
Harga Kamar Tertinggi: Mencapai Rp10,4 juta per malam.
-
Total Kamar: 465-475 kamar yang tersebar di 17 lantai.
Jika kita ambil rata-rata kasar harga kamar saja di angka Rp6 juta, maka biaya sewa kamarnya saja bisa mencapai Rp2,8 miliar per malam. Angka ini belum termasuk biaya sewa restoran eksklusif, penggunaan venue, layanan makanan dan minuman (F&B), serta biaya kompensasi atas penutupan operasional umum. Jika ditotal selama 4 malam, angka tersebut diprediksi bisa menembus belasan hingga puluhan miliar rupiah.
Operasional Ditutup untuk Umum
Pantauan di aplikasi Traveloka mengonfirmasi bahwa tidak ada satu pun kamar yang tersedia untuk dipesan pada tanggal 23-25 April. Bahkan, Pala Restaurant yang terkenal dengan kemewahannya pun turut ditutup karena dipesan secara privat.
Pihak hotel menjanjikan bahwa operasional normal akan kembali dibuka pada 25 April 2026 pukul 12.00 WITA. Hingga saat ini, identitas penyewa misterius tersebut masih menjadi tanda tanya besar—apakah ini sebuah perhelatan kenegaraan, pernikahan crazy rich, atau acara korporasi skala internasional?
The Apurva Kempinski sendiri dikenal sebagai salah satu hotel dengan rating tertinggi (9/10) karena kemegahannya yang menyerupai candi megah di tebing Nusa Dua, menjadikannya pilihan utama bagi mereka yang mencari kemewahan tanpa kompromi di Pulau Dewata.