Pada agenda Kongres Biasa PSSI 2025 yang digelar hari ini, Menteri BUMN sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan pidato penuh makna terkait penghormatan terhadap para pahlawan sepak bola Indonesia.
Dalam sambutannya, Erick Thohir menyoroti fenomena di mana para legenda sepak bola Tanah Air.
“Mereka mengglorykan kita, puja-puja setelah tidak ada, tidak ingat namanya,” ucap Erick dengan nada tegas.
Erick juga mengingatkan banyak pahlawan sepak bola Indonesia yang meninggal dunia di usia muda, meninggalkan duka dan kekosongan bagi dunia olahraga nasional.
Sebagai wujud nyata penghormatan dan dukungan berkelanjutan bagi para pemain muda, Erick Thohir memperkenalkan sebuah platform baru dalam bentuk yayasan yang bertujuan memberikan edukasi finansial bagi atlet sepak bola Indonesia.
“Melalui yayasan ini, kami ingin memastikan para pemain muda mendapatkan bekal ilmu pengelolaan keuangan, sehingga ketika mereka sudah tidak aktif bermain bola, mereka siap kembali ke masyarakat tanpa kesulitan,” jelasnya.
Selain edukasi finansial, yayasan tersebut juga menyediakan asuransi kesehatan bagi pemain tim nasional sebagai bentuk penghormatan dan perlindungan kepada para pahlawan sepak bola Indonesia