JAKARTA – Liverpool berduka. Diogo Jota, salah satu pemain yang dicintai tim dan penggemar, dilaporkan meninggal dunia, meninggalkan lubang besar di hati skuad Merseyside.
Manajer Arne Slot pun tak kuasa menyembunyikan emosinya atas kepergian tragis tersebut.
Musim panas yang seharusnya menjadi momen bahagia bagi Jota dan keluarganya kini berubah menjadi duka mendalam.
Slot, yang baru saja mengambil alih kursi pelatih Liverpool, mengungkapkan bahwa dirinya tidak hanya merasa kehilangan sebagai pelatih, tetapi juga sebagai sesama manusia yang memahami pedihnya kehilangan sosok terdekat.
“Apa yang bisa dikatakan? Apa yang bisa seseorang katakan di saat seperti ini ketika rasa syok dan sakit begitu mendalam? Saya berharap memiliki kata-kata yang tepat, tapi saya tahu saya tidak memilikinya,” ucap Slot dalam pernyataan emosionalnya.
Slot tidak hanya mengenang Jota sebagai atlet profesional, tetapi sebagai manusia yang penuh kebaikan. Ia menegaskan bahwa Diogo adalah pribadi yang tulus, penuh dedikasi, dan selalu memberikan yang terbaik untuk klub.
“Yang saya miliki hanyalah perasaan yang saya tahu akan dirasakan oleh banyak orang tentang seseorang dan pemain yang sangat kami cintai serta keluarga yang sangat kami pedulikan.”
Sosok yang Dicintai dan Dihormati
Slot juga menyebut bahwa kabar ini menghancurkan perasaan seluruh tim. Rasa kehilangan bukan hanya sebagai rekan kerja, melainkan sebagai keluarga besar yang telah tumbuh bersama. Ucapan belasungkawa pun disampaikan kepada keluarga Diogo dan Andre Silva.
“Pikiran pertama saya bukan sebagai manajer sepak bola. Melainkan sebagai seorang ayah, anak, saudara, dan paman, dan pikiran saya tertuju pada keluarga Diogo dan Andre Silva yang telah mengalami kehilangan yang tak terbayangkan.”
Slot menjamin bahwa dukungan akan selalu mengalir kepada keluarga Jota. Baik dari manajemen, staf, pemain, hingga para penggemar The Reds, semuanya merasakan duka yang sama.
“Pesan saya kepada mereka sangat jelas – kalian tidak akan pernah berjalan sendirian.”
Lebih dari Sekadar Pemain
Kepergian Jota tidak hanya membuat Liverpool kehilangan penyerang andalan, tetapi juga pribadi yang selalu menciptakan aura positif. Komitmen dan kualitasnya di lapangan menjadi panutan, namun sikapnya di luar lapangan jauh lebih membekas.
“Saya bisa mengatakan banyak tentang apa yang ia bawa untuk tim kami, tapi kenyataannya, semua orang yang melihat Diogo bermain bisa melihatnya. Kerja keras, hasrat, komitmen, kualitas hebat, gol. Inti dari apa yang seharusnya dimiliki seorang pemain Liverpool.”
“Ada juga sisi yang tidak semua orang lihat. Sosok yang tidak pernah mencari popularitas tapi tetap mendapatkannya. Bukan teman bagi dua orang, melainkan teman bagi semua orang.”
Dalam kenangan terakhir, Slot menyebutkan bahwa ia sempat memberi ucapan selamat kepada Jota atas keberhasilannya di UEFA Nations League, serta doa untuk pernikahan yang akan dilangsungkan. Namun takdir berkata lain.
“Terakhir kali kami berbicara, saya mengucapkan selamat kepada Diogo atas kemenangan di Nations League dan mendoakan yang terbaik untuk pernikahannya yang akan datang.”
“Dalam banyak hal, ini adalah musim panas yang seperti mimpi bagi Diogo dan keluarganya, yang membuat semua ini semakin memilukan karena harus berakhir seperti ini,” pungkas Slot.***