Pangkalan TNI Angkatan Udara Sultan Iskandar Muda di Banda Aceh kedatangan empat unit pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru. Kedatangan alutsista ini merupakan bagian dari rangkaian latihan udara bertajuk “Cakra C” yang digelar di bawah Komando Sektor I Medan.
Latihan ini berlangsung sejak 30 Juni hingga 3 Juli, dengan fokus pada peningkatan kesiapan tempur dan pengamanan wilayah udara strategis di kawasan barat Indonesia, khususnya Aceh.
Pesawat tempur F-16, yang dijuluki “Viper”, tidak hanya menarik perhatian para personel militer, tetapi juga menjadi daya tarik bagi warga sekitar. Mereka berkesempatan melihat dari dekat kecanggihan salah satu penjaga langit NKRI yang kerap tampil di berbagai operasi pertahanan.
F-16 Fighting Falcon milik TNI AU ini telah menjalani program modernisasi melalui Falcon Star Enhanced Mid Life Update. Pesawat ini kini dilengkapi dengan sistem avionik canggih, termasuk radar yang mampu mendeteksi sasaran di udara dan darat secara akurat.
Tak hanya itu, pesawat ini juga efektif dalam pertempuran jarak dekat atau dogfight, berkat kemampuan manuver tinggi dan kapasitas untuk membawa berbagai jenis rudal udara.
Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda, Kolonel Pnb Hantarno Edi Sasmoyo, menyampaikan bahwa kehadiran alutsista ini menunjukkan komitmen TNI AU dalam menjaga kedaulatan udara Indonesia.
Laporan – Rahma Salsabila / Banda Aceh / Garuda TV
Caption | Admin: Raihana