JATENG – Menjelang Kongres Nasional Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada 19–20 Juli 2025, ribuan bendera bergambar siluet gajah merah-hitam bertuliskan “PSI Partai Super Tbk” dipasang kader di berbagai sudut Kota Solo sejak akhir pekan lalu, sebagai bagian dari strategi rebranding partai.
Kader PSI Bergerak untuk Perubahan
Wakil Ketua DPW PSI Jawa Tengah, Muhammad Bilal, menjelaskan bahwa pemasangan bendera dilakukan secara serentak oleh kader di berbagai titik strategis di Solo, seperti Jalan Letjen Suprapto di depan Kantor PSI Solo dan sepanjang Jalan Ahmad Yani, Banjarsari.
“Kami ingin menunjukkan semangat baru PSI melalui logo ini. Gajah melambangkan kekuatan, kecerdasan, dan solidaritas, sesuai dengan visi partai,” ujar Bilal saat ditemui pada Senin (14/7/2025).
Pemasangan bendera ini bukan sekadar aksi seremonial, melainkan bagian dari strategi kader untuk memperkenalkan logo baru PSI yang menggantikan bunga mawar.
Ketua Steering Committee Kongres PSI, Andy Budiman, menyebutkan bahwa logo gajah merah-hitam ini merupakan simbol penyegaran partai. “Benar, dan itu untuk penyegaran lah. Itu memperlihatkan satu semangat baru PSI untuk memulai sesuatu yang baru,” katanya.
Antusiasme Warga dan Makna Logo
Bendera-bendera yang berkibar di penjuru Solo memancing rasa penasaran warga. Rini (35), warga Banjarsari, mengaku baru pertama kali melihat simbol gajah tersebut.
“Sejak kemarin kalau nggak salah, mulai ada banyak. Kalau dibaca PSI ya tapi nggak tahu maksudnya,” ujarnya di kawasan Komplang, Banjarsari, pada Senin (14/7/2025).
Reaksi serupa juga terlihat dari warga lain yang mulai memperbincangkan kehadiran bendera-bendera tersebut di media sosial.
Menurut pengamat budaya Jawa, gajah dalam logo PSI memiliki makna mendalam, melambangkan kekuatan, kebijaksanaan, dan pengayoman—nilai yang dianggap selaras dengan semangat PSI sebagai partai yang ingin dekat dengan rakyat. Belalai gajah yang terangkat ke atas juga diartikan sebagai simbol optimisme dan kesiapan menghadapi tantangan.
Kongres Bersejarah dan Rebranding PSI
Pemasangan bendera ini menjadi langkah awal menuju Kongres Nasional PSI di Solo, yang akan digelar di Gedung Graha Saba Buana dan Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Kongres ini tidak hanya menjadi ajang peluncuran logo baru, tetapi juga pemilihan ketua umum secara demokratis melalui sistem e-voting.“Selain pertama kalinya kami melaksanakan satu pemilihan ketua umum secara terbuka, kami juga akan melakukan rebranding partai, penyegaran partai,” ungkap Andy Budiman.
Sekretaris Steering Committee Kongres PSI, Benediktus Papa, menambahkan bahwa rebranding ini menjadi tonggak penting bagi PSI.“Karena di kongres nanti akan ada juga beberapa kejutan-kejutan yang kami siapkan, salah satunya adalah rebranding Partai PSI yang saya kira bisa menjadi tonggak baru bagaimana Partai PSI ke depan,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (12/7/2025).
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), turut mengomentari semangat rebranding PSI. “Sebuah brand itu kan perlu terus diperbaharui. Disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, disesuaikan dengan, kalau dalam bisnis permintaan pasar,” katanya di Solo, Senin (14/7/2025).
Jokowi juga memuji konsep “Partai Super Tbk” yang menurutnya mencerminkan keterbukaan dan semangat demokratis PSI.
Aksi pemasangan bendera oleh kader PSI ini menunjukkan antusiasme dan komitmen untuk membawa partai ke arah yang lebih progresif. Dengan logo gajah merah-hitam yang kini menghiasi Solo, PSI tampaknya ingin menegaskan posisinya sebagai partai yang kuat, cerdas, dan siap bersaing di panggung politik nasional. Kongres mendatang diharapkan menjadi titik balik bagi PSI untuk memperkuat konsolidasi internal dan merangkul aspirasi masyarakat.