JAKARTA – George Russell kembali memastikan pole position untuk Mercedes di Sirkuit Barcelona-Catalunya, melanjutkan rentetan dominasi tim Jerman. Namun, untuk pertama kalinya musim ini, pemimpin klasemen Kimi Antonelli tidak berada di barisan depan. Posisi itu direbut Lewis Hamilton, yang tampil impresif bersama Ferrari.
Hamilton mencatat hasil kualifikasi terbaiknya sejak Silverstone 2024, menempati posisi kedua. Kehadiran juara dunia tujuh kali ini di barisan depan memunculkan harapan besar bagi Ferrari, yang belum meraih kemenangan Grand Prix sejak Oktober 2024 di Meksiko lewat Carlos Sainz. Bagi Hamilton sendiri, kemenangan terakhirnya terjadi di Belgia 2024, meski saat itu ia mendapat trofi setelah Russell didiskualifikasi. Kemenangan “sejati” terakhir Hamilton adalah di Silverstone 2024, hampir dua tahun silam.
Hamilton menilai faktor ban akan sangat menentukan di Barcelona. “Keausan ban dua kali lebih tinggi dari yang diperkirakan. Itu akan memainkan peran penting dalam balapan. Saya bahkan tidak tahu apakah kami akan berhasil hanya dengan dua kali penggantian ban,” ujarnya, dilansir Speedweek, Minggu (14/6/2026).
Ia menambahkan Ferrari kini semakin dekat dengan Mercedes, meski tim rival selalu mampu menjaga keunggulan. “Kami membutuhkan tenaga lebih, manajemen energi yang lebih baik, dan stabilitas di bagian belakang. Jika semua itu bisa kami sempurnakan, kami benar-benar bisa memberikan perlawanan sengit kepada Mercedes,” tegas Hamilton.