JAKARTA – Bruno Guimaraes menjadi target utama Arsenal untuk memperkuat lini tengah pada bursa transfer musim panas, dengan keputusan terkait masa depannya diperkirakan segera diumumkan pekan ini.
Arsenal dilaporkan terus mempercepat negosiasi dengan Newcastle United demi mengamankan tanda tangan gelandang asal Brasil tersebut sebelum persiapan pramusim dimulai.
Sebelumnya, Arsenal sudah menjalin komunikasi dengan Newcastle terkait peluang transfer Guimaraes, yang sejak lama masuk daftar prioritas klub asal London Utara itu.
Perkembangan pembicaraan semakin intens dalam beberapa hari terakhir karena Arsenal ingin merampungkan kesepakatan secepat mungkin.
Guimaraes dikabarkan telah meminta perwakilannya agar masa depannya segera dipastikan sebelum ia kembali bergabung dalam agenda pramusim pada Jumat.
Di sisi lain, Newcastle masih mempertahankan sikap bahwa mereka tidak berniat melepas salah satu pemain terbaiknya tersebut.
Meski begitu, pembahasan mengenai skema transfer antara Arsenal dan Newcastle disebut masih terus berlangsung hingga saat ini.
Jurnalis transfer Ben Jacobs mengungkapkan Newcastle mulai membuka peluang melepas Guimaraes apabila ada tawaran senilai 85 juta poundsterling.
Dengan kurs sekitar Rp22.300 per poundsterling, nilai transfer tersebut setara sekitar Rp1,90 triliun.
Sementara itu, Arsenal diyakini optimistis dapat mencapai kesepakatan meski keputusan akhir masih menunggu hasil negosiasi dalam beberapa hari ke depan.
Jacobs menilai optimisme Arsenal terus meningkat meskipun Newcastle belum menerima tawaran resmi dari klub tersebut.
“Saya rasa optimisme Arsenal semakin besar,” kata Ben Jacobs seperti dikutip TEAMTalk, Kamis (30/7/2026).
Ia menjelaskan Arsenal pernah menggunakan pendekatan serupa dalam transfer pemain lain dengan mencapai kesepakatan lisan sebelum mengajukan proposal resmi.
“Newcastle memang masih membantah adanya tawaran resmi, tetapi Arsenal sebelumnya juga mencapai kesepakatan verbal sebelum mengirimkan penawaran formal,” ujar Jacobs.
Menurutnya, pelatih Eddie Howe juga belum memberikan jaminan bahwa Guimaraes akan tetap bertahan di St James’ Park.
“Di internal Newcastle, Eddie Howe belum mau memastikan Guimaraes akan bertahan,” ucap Jacobs.
Guimaraes diperkirakan tetap kembali mengikuti latihan pramusim dan tidak akan melakukan aksi mogok bermain.
“Jika kembali pada Jumat sesuai rencana, ia tidak akan melakukan aksi mogok seperti yang pernah dilakukan Alexander Isak,” katanya.
Jacobs menilai Newcastle juga mulai menyiapkan opsi pengganti apabila transfer benar-benar terjadi.
Ia menyebut Arsenal percaya tawaran di atas 75 juta poundsterling atau sekitar Rp1,67 triliun dapat membuka peluang tercapainya kesepakatan.
Namun, sumber internal Newcastle masih menginginkan angka yang lebih mendekati 85 juta poundsterling atau sekitar Rp1,90 triliun.
Arsenal tetap menjadikan Guimaraes sebagai target utama untuk memperkuat sektor tengah musim depan.
Jacobs memperkirakan kejelasan mengenai transfer ini akan muncul paling lambat setelah Guimaraes kembali mengikuti pramusim.
“Ada peluang besar situasi ini menjadi jelas pada Jumat atau beberapa hari setelahnya karena Arsenal maupun Newcastle tidak ingin negosiasi berlangsung terlalu lama,” tutur Jacobs.
Newcastle ingin menghindari gangguan menjelang dimulainya musim baru akibat spekulasi transfer sang gelandang.
Sementara Arsenal siap mengalihkan perhatian kepada target lain apabila transfer Guimaraes gagal terealisasi dalam waktu dekat.***



