JAKARTA – AS Roma terus mematangkan komposisi skuad menjelang dimulainya musim baru dengan fokus utama memperkuat sektor penyerangan.
Klub ibu kota Italia itu dikabarkan hampir menuntaskan transfer Santiago Castro yang bernilai 35 juta euro atau sekitar Rp666 miliar.
Meski transfer Castro tinggal menunggu pengumuman resmi, direktur olahraga Tony D’Amico masih aktif mencari tambahan amunisi di lini depan.
Pelatih Gian Piero Gasperini juga terus berdiskusi mengenai profil pemain yang paling sesuai untuk mendukung skema permainan musim ini.
Antonio Nusa masih menjadi target utama untuk sektor kiri, tetapi RB Leipzig belum bersedia menurunkan banderol 60 juta euro.
Nilai transfer itu setara sekitar Rp1,14 triliun, angka yang dinilai sangat tinggi bagi Roma pada bursa transfer kali ini.
Situasi tersebut membuat Roma mulai mempertimbangkan strategi berbeda dalam menyusun kekuatan lini serangnya.
Alih-alih menghabiskan dana besar untuk sayap kiri, Roma disebut lebih tertarik menambah kualitas di beberapa posisi sekaligus.
Salah satu nama yang kini mencuri perhatian adalah penyerang muda Real Madrid, Endrick.
Pemain berusia 20 tahun itu dinilai memiliki fleksibilitas tinggi karena mampu bermain di beberapa posisi penyerangan.
Jika bergabung, Endrick diproyeksikan melengkapi Santiago Castro dan Donyell Malen sebagai opsi utama di lini depan.
Keberadaan Paulo Dybala dan Matias Soulé juga memberi Gasperini banyak alternatif dalam merancang komposisi menyerang.
Roma berpeluang berganti formasi dengan mudah antara 3-4-1-2 dan 3-4-2-1 sesuai kebutuhan pertandingan.
Malen dan Castro dinilai mampu berperan sebagai penyerang tunggal maupun duet di lini depan.
Sementara Soulé dan Endrick dapat mengisi sektor kanan dengan mobilitas tinggi sepanjang pertandingan.
Dybala tetap menjadi pilihan utama sebagai gelandang serang yang menghubungkan lini tengah dan lini depan.
Pendekatan tersebut diyakini mampu menutupi belum adanya pemain spesialis di posisi sayap kiri.
Mobilitas para penyerang dan gelandang ofensif diharapkan menciptakan variasi serangan yang sulit diprediksi lawan.
Negosiasi dengan Real Madrid kini menjadi tantangan terbesar sebelum transfer Endrick benar-benar terealisasi.
Laporan terbaru menyebut kedua klub sedang membahas skema peminjaman disertai opsi pembelian permanen.
Nilai opsi pembelian mencapai 45 juta euro atau sekitar Rp857 miliar berdasarkan kurs terbaru.
Real Madrid juga dikabarkan menginginkan persentase keuntungan dari penjualan Endrick pada masa mendatang.***



