JAKARTA — Perairan Ancol berubah menjadi arena adu kecepatan saat Panglima TNI Cup 2026 berlangsung, Sabtu (12/9/2026).
Ajang yang digelar Mabes TNI di Jetski Academy Ancol itu mempertemukan prajurit, atlet, dan pembalap dari komunitas sipil.
Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Ario Bimo Nandito Ariotedjo atau Dito Ariotedjo, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga.
Dito tidak sekadar hadir menyaksikan perlombaan, tetapi benar-benar turun ke lintasan sebagai peserta kelas Moto 1 Amateur Runabout Racing.
Ia mengenakan nomor balap dan menjalani rangkaian perlombaan bersama peserta lain sesuai agenda yang ditetapkan panitia.
Keikutsertaan tersebut memperlihatkan bahwa olahraga tetap menjadi bagian dari perjalanan Dito setelah tidak lagi menjabat sebagai Menpora.
Pria kelahiran 25 September 1990 itu memang telah lama berkecimpung dalam berbagai kegiatan olahraga sebelum masuk pemerintahan.
Namanya pernah tercatat sebagai Chef de Mission kontingen Indonesia pada Youth Olympic 2018 di Argentina.
Dito juga pernah terlibat dalam kepengurusan Ikatan Sport Sepeda Indonesia DKI Jakarta dan menjabat Chairman RANS Basket.
Panglima TNI Cup menghadirkan konsep kompetisi yang mempertemukan peserta dari latar belakang berbeda dalam satu arena jetski.
Prajurit TNI, atlet, pehobi, hingga peserta dari komunitas sipil berkompetisi dengan lintasan dan regulasi yang sama.
Kelas Moto 1 Amateur Runabout Racing menjadi salah satu ruang penting bagi pembalap yang sedang membangun pengalaman kompetitif.
Kelas amatir juga berperan sebagai bagian awal proses regenerasi pembalap sebelum mereka naik ke level kompetisi yang lebih tinggi.
Panglima TNI Cup sekaligus membuka ruang pertemuan antara komunitas olahraga, atlet, prajurit, dan berbagai unsur pendukung industri jetski.
Puluhan peserta dengan latar belakang berbeda bertemu di atas air untuk mengejar hasil terbaik dalam kompetisi tersebut.
Di luar arena, status dan profesi peserta mungkin berbeda, tetapi situasinya berubah ketika mereka sudah berada di garis start.
Di lintasan, kemampuan mengendalikan jetski, membaca gelombang, menjaga ritme, dan menentukan momentum menjadi faktor penentu.
Panglima TNI Cup akhirnya bukan hanya menjadi ajang balap, tetapi juga ruang bertemunya berbagai kelompok dalam ekosistem olahraga air.
Keikutsertaan Dito Ariotedjo turut memberi warna tersendiri bagi kompetisi jetski yang berlangsung di perairan Ancol tersebut.***