NTB – Pendaki asal Swiss, Benedikt Emmenegger, mengalami kecelakaan saat menuruni jalur Pelawangan Sembalun menuju Danau Segara Anak di Gunung Rinjani pada Rabu (16/7). Korban, yang memulai pendakian dari jalur Sembalun sehari sebelumnya, berhasil dievakuasi dalam operasi penyelamatan melibatkan helikopter setelah mendapat pertolongan medis darurat dari sesama pendaki.
Aksi Penyelamatan Lintas Instansi
Untuk menyelamatkan Emmenegger, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar berkoordinasi dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram untuk mengerahkan helikopter. Tim Search and Rescue Unit (SRU) darat dari Pos Pencarian dan Pertolongan Kayangan juga bergerak menuju lokasi kejadian. Beruntung, seorang pendaki yang berprofesi sebagai dokter berada di lokasi dan memberikan penanganan medis awal.
“Korban dievakuasi menuju Danau Segara Anak oleh SRU darat dalam keadaan selamat dengan kondisi tangan patah dan juga kaki,” ungkap I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.
Operasi penyelamatan ini melibatkan sinergi luar biasa dari berbagai pihak, termasuk Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), TNI, Polri, BPBD, Unit SAR Lombok Timur, EMHC, Rinjani Squad, Damkar, Relawan Rinjani, porter, dan guide. Kolaborasi ini memastikan penanganan cepat dan efektif di medan yang menantang.
Evakuasi Dramatis dengan Helikopter
I Nyoman Sidakarya langsung berkoordinasi dengan SGi Air Bali untuk menerbangkan helikopter ke lokasi. Meski sempat terhambat kabut, helikopter berhasil lepas landas pada pukul 15.45 WITA dan tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 16.22 WITA. Setelah berhasil mengevakuasi Emmenegger dari Gunung Rinjani, helikopter kembali terbang menuju Bali dan mendarat pada pukul 17.30 WITA. Pendaki tersebut segera dilarikan ke Rumah Sakit BIM untuk perawatan lebih lanjut, karena diduga mengalami patah tulang pada tangan dan kaki.
Kesiapsiagaan di Tengah Tantangan Alam
Kecelakaan ini menyoroti pentingnya kesiapan dan koordinasi dalam operasi penyelamatan di kawasan pegunungan. Gunung Rinjani, destinasi pendakian populer di Indonesia, dikenal dengan medan yang menantang dan cuaca yang tak terduga. Keberhasilan evakuasi ini menjadi bukti dedikasi tim SAR dan kerja sama lintas instansi dalam menyelamatkan nyawa.
Benedikt Emmenegger kini dalam penanganan medis intensif, sementara pihak berwenang terus memantau situasi untuk memastikan keselamatan pendaki lainnya. Insiden ini juga menjadi pengingat bagi para pendaki untuk selalu memprioritaskan keselamatan dan persiapan matang sebelum menjelajahi alam liar.