RIAU – Tim SAR Gabungan Pangkalan TNI AL (Lanal) Dabo Singkep berhasil menyelamatkan lima awak KLM Sumber Usaha HD yang nyaris tenggelam setelah diterjang badai dahsyat di perairan Alang Tiga, Kepulauan Posek, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, pada Selasa kemarin.
Kapal kayu bermuatan yang sedang dalam perjalanan dari Jambi menuju Batam itu terhantam badai hebat hingga hampir tenggelam. Sinyal darurat yang diterima memicu respons cepat dari Tim SAR Gabungan, yang terdiri dari personel Lanal Dabo Singkep, Polair, dan Basarnas Kepri.
Dipimpin langsung oleh Komandan Lanal Dabo Singkep, Letkol Laut (P) Hendro Wicaksono, tim segera meluncur ke lokasi kejadian.
“Evakuasi dilakukan secepat mungkin mengingat kondisi kapal yang sudah setengah tenggelam,” ujar Danlanal Dabo Singkep, menggambarkan situasi kritis saat itu.
Sesampainya di lokasi, tim SAR mendapati kapal dalam kondisi miring dengan sebagian badan kapal terendam air laut. Dengan bantuan dua kapal nelayan setempat, KLM Sumber Usaha HD ditarik menuju Pos TNI AL (Posal) Pulau Mas untuk mencegah tenggelam total.
Di tengah proses evakuasi, awak kapal turut berjuang menguras air dari geladak demi menjaga daya apung kapal.
“Tindakan cepat awak kapal ikut berperan besar menyelamatkan kapal dari kerusakan lebih parah,” kata salah satu anggota tim SAR di lapangan.
Saat ini, kapal masih ditambatkan di sekitar Posal Pulau Mas untuk menjalani pemeriksaan teknis dan evaluasi kelayakan pelayaran.
Aksi penyelamatan ini menjadi bukti nyata dedikasi prajurit TNI AL dalam menjaga keselamatan masyarakat di perairan Indonesia.
Sesuai arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, prajurit Jalasena senantiasa hadir di tengah masyarakat, siap mengabdi untuk bangsa dan negara dalam setiap situasi.