SEOUL – Hujan deras yang mengguyur Korea Selatan (Korsel) selama tiga hari terkahir menimbulkan bencana yang meluas. Hingga Jumat (18/7/2025), sedikitnya empat orang dilaporkan meninggal dunia, satu orang hilang, dan lebih dari 5.000 warga terpaksa dievakuasi demi keselamtan.
Menurut keterangan dari Markas Besar Penanggulangan Bencana dan Keselamatan Pusat, sebagian besar korban jiwa berada di Provinsi Chungcheong Selatan, wilayah yang terdampak paling parah oleh hujan deras di bagian tengah dan selatan negeri itu.
Salah satu korban ditemukan dalam kondisi henti jantung di dalam kendaraan yang terendam banjir di Seosan. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong. Seorang pria lanjut usia juga ditemukan tewas di ruang bawah tanah rumahnya, sementara sebuah dinding penahan yang runtuh menimpa sebuah kendaraan dan menewaskan pengemudinya. Satu korban lainnya ditemukan tak bernyawa di sebuah sungai.
Satu orang masih dalam pencarian setelah dilaporkan terseret arus sungai di dekat sebuah jembatan di Gwangju pada Kamis malam pukul 22.18 waktu setempat.
Hingga Jumat pukul 06.00 pagi, otoritas mencatat sebanyak 5.192 warga dari 13 kota dan provinsi telah mengungsi akibat kondisi cuaca ekstrem ini. Tak hanya itu, lebih dari 770 laporan kerusakan telah diterima, mencakup 496 kasus kerusakan properti publik dan 276 kerusakan pada properti pribadi. Di antaranya, terdapat 328 kasus jalan terendam banjir dan 30 kasus tanggul sungai jebol.
Dampak hujan juga menyebabkan gangguan transportasi. Dua rute feri penumpang dihentikan sementara, dan sebagian layanan kereta api di tujuh jalur utama juga mengalami gangguan. Selain itu, 45 pemadaman listrik terjadi di beberapa wilayah, meski 36 di antaranya sudah berhasil dipulihkan hingga Jumat pagi.
Pemerintah Korea Selatan telah menaikkan status peringatan bencana ke level tertinggi, “serius,” sejak Kamis (17/7), merespons eskalasi kerusakan akibat cuaca ekstrem. Semua kementerian dan lembaga terkait kini berada dalam status siaga penuh untuk menghadapi bencana.
Badan Meteorologi Korea memperingatkan potensi hujan lebat tambahan. Diperkirakan antara 100–200 mm curah hujan akan mengguyur kota-kota selatan seperti Gwangju, Busan, dan Ulsan, sementara wilayah Chungcheong tengah, Jeolla Utara, Daegu, dan Gyeongsang Utara diprediksi menerima curah hujan antara 50–150 mm hingga Jumat.