JAKARTA – Fabio Di Giannantonio berhasil mengulang prestasi podium yang diraihnya dua pekan lalu di Balaton Park. Setelah finis kedua di sana, pembalap VR46 Racing Team asal Italia ini menempati posisi ketiga pada balapan yang digelar di Barcelona, Sabtu (6/9/2025). Meskipun medali perunggu tersebut terasa sulit diraih berdasarkan performanya pada sesi latihan Jumat, Di Giannantonio tetap mampu memberikan hasil yang menggembirakan.
Melewati sesi kualifikasi dengan perjuangan keras, Di Giannantonio hanya mampu mengamankan posisi ke-6, setelah harus berjuang dari Q1. Namun, pada balapan yang berlangsung, ia menunjukkan performa solid dengan awal yang baik. Ia berhasil naik ke posisi keempat, lalu mendapat keuntungan setelah Alex Marquez mengalami crash saat memimpin dengan keunggulan satu detik dari kakaknya, Marc Marquez.
Setelah balapan, Di Giannantonio mengungkapkan betapa pentingnya untuk tetap fokus meskipun ia merasa tidak terlibat dalam pertarungan merebut podium. “Balapan sedikit membosankan setelah beberapa lap berlalu. Tapi, itu agak sulit. Saya tidak berada dalam pertarungan (untuk naik podium), tapi itu sulit karena saya harus tetap fokus dan tidak membuat kesalahan,” ujar Di Giannantonio.
Ia melanjutkan, “Saat saya melakukan lapping, saya menyadari bahwa cengkeraman di lintasan jauh lebih sedikit dibandingkan pagi hari. Sangat mudah untuk membuat kesalahan dengan bagian depan. Saya sangat fokus, mencoba memahami batasan, dan berusaha keras mengejar Fabio Quartararo, tetapi tidak terlalu keras supaya tidak membuat kesalahan. Kesalahan sudah saya buat di Sachsenring, jadi ini adalah hadiah dari Alex. Tapi, inilah balapan.”
Meski di sesi kualifikasi Di Giannantonio tidak menunjukkan performa terbaiknya, ia merasa puas dengan hasil akhir yang diraihnya. “Hasil kemarin sudah sedikit salah karena saya tidak bisa melancarkan serangan waktu yang sebenarnya. Dalam dua kali percobaan, yang pertama saya mengalami banyak kemacetan, dan yang kedua, ada dua bendera kuning. Bahkan, saya tidak tahu potensi saya untuk kualifikasi,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, “Kami masih jauh dari kecepatan balapan, tapi kami bekerja keras kemarin malam. Kami mengubah sedikit keseimbangan motor karena saya merasa tidak nyaman dengan ban depan.”
Lebih lanjut, Di Giannantonio mengakui bahwa sepanjang musim ini, dirinya sering berjuang untuk menyesuaikan dengan motor. “Saya tidak bisa tepat, saya harus pergi ke tempat yang diinginkan motor, bukan ke tempat saya mengendarainya. Itu terjadi di banyak balapan tahun ini. Kami bekerja keras untuk mengatasi hal ini, terkadang terlalu banyak. Tapi, itulah yang kami perjuangkan untuk mendapatkan konsistensi sepanjang tahun. Di Balaton, kami merasa nyaman, dan di sini kami harus memulai lagi.”