JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang mengingatkan warga pesisir serta nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang laut yang dapat mencapai 2,5 meter di perairan Sabang hingga Banda Aceh pada Selasa (7/10/2025).
Kepala BMKG Sabang, Teguh Suprapto, menjelaskan bahwa pola angin bertiup dari arah barat daya hingga barat dengan kecepatan 5–15 knot, yang turut memengaruhi ketinggian gelombang laut berada pada kisaran 1,25–2,5 meter dan tergolong kategori sedang.
“BMKG mengimbau kepada nelayan serta operator kapal penumpang dan wisata agar tetap waspada terhadap kondisi gelombang laut. Masyarakat diharapkan memperhatikan informasi prakiraan cuaca sebelum beraktivitas di perairan,” ujar Teguh Suprapto, Selasa (7/10/2025).
Selain faktor gelombang, cuaca di wilayah Sabang dan sekitarnya diperkirakan relatif stabil dengan kondisi berawan hingga cerah berawan sepanjang hari, suhu udara berkisar antara 26–32 derajat Celcius, serta tingkat kelembapan 70–90 persen.
Menurut BMKG, meski cuaca tergolong bersahabat, peningkatan gelombang masih dapat terjadi terutama pada malam hari, bertepatan dengan pasang tinggi laut yang mencapai sekitar 1,7 meter.
“Cuaca secara umum cukup bersahabat. Namun potensi peningkatan gelombang dapat terjadi terutama pada malam hari saat pasang tinggi mencapai 1,7 meter,” ucapnya.
BMKG Sabang juga mencatat fenomena pasang surut laut terjadi dua kali dalam sehari, dengan pasang tertinggi berlangsung antara pukul 22.00 hingga 23.00 WIB, sedangkan surut terendah mencapai 0,1 meter pada sore hari.
Hingga kini, BMKG Sabang terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi atmosfer dan laut guna memastikan keamanan aktivitas pelayaran.
Masyarakat diimbau mengikuti informasi resmi melalui layanan BMKG Sabang di nomor 0811-6788-948 atau kanal media sosial infobmkgsabang untuk mendapatkan pembaruan cuaca terkini.***