JAKARTA – Kabar duka mengguncang dunia catur, Grandmaster Daniel Naroditsky meninggal di usia 29 tahun.
Sosok populer asal Amerika Serikat itu dikenal sebagai komentator, pendidik, dan kreator konten catur.
Kabar kepergiannya diumumkan Charlotte Chess Center dan dikonfirmasi Chess.com pada Senin (20/10/2025) waktu setempat.
“Daniel adalah pemain dan pendidik berbakat serta sahabat yang dicintai,” tulis klub catur Charlotte itu.
Mereka meminta publik menghormati privasi keluarga Naroditsky di masa berduka yang sangat berat ini.
IM Danny Rensch, Chief Chess Officer Chess.com, mengenang Danya sebagai sosok inspiratif dan sahabat sejati.
“Danya bukan hanya wajah inspiratif dunia catur, tapi juga sahabat dan saudara bagiku,” ujarnya lirih.
Ia menambahkan, “Berita ini menghancurkan hati semua orang yang mengenalnya. Kehilangan ini tak terlukiskan.”
Turnamen Kejuaraan Catur AS 2025 dimulai dengan hening satu menit untuk menghormatinya.
Naroditsky yang lahir di San Mateo, California, dikenal sejak kecil sebagai anak ajaib dunia catur.
Ia belajar catur dari ayahnya pada usia enam tahun dan segera menjadi juara muda di California.
Awal Karier Tahun 2007
Pada 2007, ia meraih emas di Kejuaraan Dunia Junior U-12, menandai awal karier internasionalnya.
Tahun 2013, ia memenangkan U.S. Junior Championship dan meraih gelar Grandmaster di usia 18 tahun.
Naroditsky pernah mewakili Amerika Serikat di World Team Championship 2015 dengan performa cemerlang.
Ia mengalahkan GM Dmitry Jakovenko dan membantu tim AS finis di posisi keempat.
Salah satu kemenangan terkenalnya adalah saat menundukkan Fabiano Caruana di U.S. Championship 2021.
Pada 2025, ia menjuarai U.S. National Blitz Championship dengan rekor sempurna 14 kemenangan.
Ia juga dikenal sebagai streamer populer dengan ratusan ribu pengikut di Twitch dan YouTube.
Naroditsky memiliki gaya komentar edukatif, lucu, dan mudah dipahami, membuatnya disukai banyak penggemar.
Levy Rozman alias GothamChess menyebutnya “Grandmaster bertalenta dan komentator luar biasa.”
Kehebatannya di catur kilat membuatnya termasuk pemain blitz terbaik dunia versi FIDE 2025.
“Daniel adalah cahaya terang di komunitas catur,” kata YouTuber Cr1TiKaL mengenang sosoknya.
John Donaldson mengenangnya sebagai anak kecil yang penuh semangat belajar di Mechanics’ Institute.
Donaldson berkata, “Daniel mencintai semua hal tentang catur, baik bermain, belajar, maupun sejarahnya.”
Ia menulis buku pertamanya Mastering Positional Chess saat baru berusia 14 tahun.
Lulusan Stanford University
Setelah lulus dari Stanford University, ia menjadi Grandmaster-in-Residence di Charlotte Chess Center.
Naroditsky dikenal rendah hati, lucu, dan selalu memberi ruang bagi orang lain untuk bersinar.
IM Eric Rosen mengatakan, “Danya adalah teman dan panutan luar biasa bagi banyak pecinta catur.”
Hikaru Nakamura menulis, “Aku sangat berduka. Ini kehilangan besar bagi dunia catur.”
Alireza Firouzja menambahkan, “Sangat menyedihkan. Turut berduka cita sedalam-dalamnya.”
Susan Polgar mengenangnya sebagai murid yang sopan dan baik hati sejak kecil.
Agadmator, kreator catur populer, menulis, “Tragedi yang tak terbayangkan, kehilangan yang amat besar.”
WGM Nemo Zhou mengatakan, “Danya membuat dunia jadi tempat yang lebih baik dan akan sangat dirindukan.”
IM John Bartholomew mengenangnya, “Dia otentik, cerdas, dan selalu memberi ruang bagi orang lain.”
IM Robert Hess, sahabat terdekatnya, menulis pesan panjang penuh duka dan kenangan.
“Daniel sangat cerdas dan menawan, selalu ingin belajar, dan kami punya banyak rencana bersama,” tulisnya.
Ia menutup pesannya dengan kalimat mengharukan, “Simpan satu headset untukku, sahabatku.”
Naroditsky meninggalkan warisan besar bagi dunia catur, baik sebagai pemain, guru, maupun inspirator.
Semangatnya akan terus hidup di hati jutaan pecinta catur yang belajar dari karya dan komentarnya.***