JAKARTA – Aryna Sabalenka dan Madison Keys memulai musim tenis 2026 dengan penampilan impresif di Brisbane International, menegaskan kesiapan mereka menghadapi rangkaian turnamen Grand Slam.
Mengutip laporan Social News, Selasa (6/1/2026) Sabalenka menaklukkan Cristina Bucsa hanya dalam 47 menit, memperlihatkan kekuatan pukulan dan ketepatan luar biasa di Pat Rafter Arena.
Sementara itu, Madison Keys, juara bertahan Australian Open, memastikan kemenangan 6-4, 6-3 atas McCartney Kessler, menunjukkan kontrol permainan yang solid di lapangan Queensland Tennis Centre.
Sabalenka mencatat 23 pukulan winner dan hanya tujuh kesalahan sendiri (unforced error), menegaskan dominasi penuh sejak bola pertama hingga menutup pertandingan dengan skor 6-0, 6-1.
Pertemuan ini merupakan pengulangan pola dari US Open tahun lalu, saat Sabalenka juga mengalahkan Bucsa di babak keempat menuju gelar juara, menegaskan konsistensi performa pemain asal Belarus itu.
Bucsa yang menempati peringkat 50 dunia sempat memikat penonton dengan keberhasilan menyelamatkan satu game, namun Sabalenka menutup pertandingan dengan ace keempatnya.
“Saya tidak fokus untuk menakut-nakuti siapa pun di musim ini; saya hanya terlalu fokus pada hal-hal yang sudah saya kerjakan selama pra-musim.”
“Saya hanya mencoba menunjukkan level permainan saya. Saya melakukannya dengan baik, dan jika ada yang merasa takut karena itu, saya senang melihat pemain menyerah, tetapi sayangnya itu tidak akan terjadi,” ungkap Sabalenka seperti dilansir WTA.
“Saya terkejut dengan poin-poin serve-and-volley saya. Saya sudah berlatih dan bekerja untuk itu, tetapi saya tidak yakin apakah akan berjalan sesuai keinginan saya di pertandingan, namun saya senang bisa mempraktikkannya di pertandingan.”
“Maksud saya, saya bekerja sangat keras, jadi saya sebenarnya tidak terlalu terkejut dengan level permainan saya,” ia menambahkan.
Keys mengakui perlu waktu untuk menemukan ritme permainan, menghadapi sedikit gugup pada awal laga sebelum akhirnya menguasai strategi dan tembakan dengan presisi.
“Saya benar-benar berusaha fokus untuk lebih sering ke net, dan tujuan terbesar saya, bukan hanya di sini tetapi untuk seluruh tahun ini, adalah melakukan hal-hal yang membuat saya sedikit tidak nyaman di lapangan.”
“Terkadang, terutama jika saya gugup atau berada di momen-momen ketat, saya cenderung kembali ke hal-hal yang lebih nyaman, yang kadang justru membawa masalah.”
“Jadi, terus mencoba melakukan hal-hal yang telah saya kerjakan dalam latihan, di pertandingan, di momen besar, mungkin itu adalah tujuan terbesar saya tahun ini,” terang Keys.
Kedua pemain ini kini siap menghadapi babak-babak selanjutnya dengan modal kemenangan meyakinkan, memberikan sinyal kuat bahwa musim tenis 2026 akan menghadirkan persaingan sengit di Brisbane International.***