JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyoroti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai intervensi krusial negara untuk mengatasi masalah gizi buruk pada anak-anak Indonesia. Dalam taklimat awal tahun pada Jumat (9/1/2026), Prabowo menekankan bahwa program ini didasari data kajian yang mengkhawatirkan, di mana lebih dari 20 hingga 30 persen anak Indonesia mengalami kekurangan gizi.
“Itu yang jelas dikatakan malnutrisi, stunting, badannya sangat lemah, pertumbuhannya tidak normal. Kemudian ternyata puluhan juta anak-anak Indonesia berangkat sekolah tanpa makan pagi. Banyak juga makanan mereka hanya nasi dengan daun-daunan,” kata Prabowo.
Kondisi tersebut, lanjut Prabowo, mengharuskan pemerintah mengambil tindakan langsung untuk melindungi generasi mendatang melalui Program Makan Bergizi Gratis, yang kini telah beroperasi selama satu tahun penuh.
Peran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam Meningkatkan Gizi Anak
Program unggulan pemerintahan ini mencatat capaian signifikan dengan menjangkau puluhan juta penerima manfaat. “Hari ini 6 Januari 2026, dan dilaporkan kepada saya sudah mencapai 55 juta penerima manfaat. Sebanyak 55 juta anak-anak Indonesia menerima makan setiap hari, termasuk ibu-ibu hamil. Ini sesuatu yang membanggakan,” ujarnya.
Meski demikian, Prabowo secara terbuka mengakui adanya kendala dan risiko penyimpangan di lapangan. Namun, berdasarkan penilaian independen, tingkat keberhasilan pelaksanaan MBG telah mencapai 99 persen.
“Dengan kekurangan 0,00 sekian itu pun bagi kita sesuatu yang harus kita atasi. Alhamdulillah sudah kita atasi dan terus kita perbaiki. Langkah demi langkah, pengawasan demi pengawasan, serta langkah-langkah pengamanan terus kita lakukan. Tapi intinya adalah intervensi negara,” tegas Prabowo.
Lebih jauh, Presiden menyerukan komitmen kuat dari seluruh aparatur negara untuk memerangi kelaparan dan kemiskinan. Ia mengajak seluruh jajaran pemerintah tetap optimistis dan fokus pada tujuan besar bangsa.
“Kita buktikan. Kalau niat kita bersih, niat kita tidak mencuri uang rakyat, kita berbuat untuk kepentingan rakyat, kepentingan bangsa kita, keselamatan bangsa kita, kita tidak perlu ragu-ragu, kita tidak perlu sedikit pun gentar,” tandasnya.
Capaian Program Makan Bergizi Gratis ini semakin menegaskan komitmen Indonesia dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi dasar, dengan pengawasan ketat guna memastikan manfaat maksimal bagi masyarakat rentan.