JAKARTA – Menteri Luar Negeri Türkiye Hakan Fidan menekankan pentingnya kemitraan strategis dengan Indonesia dalam menghadapi tantangan regional dan global, mencakup isu keamanan, ekonomi, serta stabilitas kawasan. Hal itu disampaikan usai memimpin Pertemuan Bersama Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan Türkiye–Indonesia di Ankara bersama Menteri Pertahanan Türkiye Yaşar Güler.
Pertemuan tersebut dihadiri Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono dan Menteri Pertahanan Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, kemudian ditutup dengan konferensi pers bersama. Dalam kesempatan itu, Fidan menyampaikan belasungkawa atas bencana longsor dan banjir di Sumatra, sekaligus menegaskan solidaritas Türkiye terhadap Indonesia.
Fidan mengingatkan kunjungan Presiden Türkiye Recep Tayyip Erdoğan ke Jakarta pada Februari 2025 yang memimpin pertemuan pertama Dewan Kerja Sama Strategis Tingkat Tinggi, serta kunjungan Presiden Indonesia Prabowo Subianto ke Türkiye pada April lalu. “Para pemimpin kedua negara telah memberikan arahan yang jelas untuk membawa hubungan Türkiye dan Indonesia ke tingkat tertinggi. Berdasarkan kemauan politik yang kuat ini, kami membahas seluruh aspek kerja sama strategis dalam pertemuan hari ini,” ujarnya, dikutip dari Anadolu, Sabtu (10/1/2026).
Türkiye dan Komitmen Dua Negara
Ia menegaskan komitmen kedua negara untuk meningkatkan perdagangan bilateral hingga 10 miliar dolar AS, dengan fokus pada sektor konstruksi, energi, kesehatan, dan industri halal. Fidan juga menekankan kerja sama multilateral dalam kebijakan “Kembali ke Asia”, menyebut Indonesia sebagai mitra kunci bagi Türkiye dalam memperkuat hubungan dengan Asia Pasifik dan ASEAN.
Dalam isu regional, Fidan menyoroti koordinasi erat Türkiye dan Indonesia terkait Palestina dan Gaza melalui kelompok kontak OKI dan Liga Arab. Ia menilai kerja sama dua tahun terakhir menunjukkan bahwa negara-negara Islam dapat mencapai kemajuan dengan inisiatif, keberanian, dan komitmen bersama.
Selain Palestina, pembahasan juga mencakup perkembangan di Yaman, Somalia, Sudan, dan Suriah. Fidan menegaskan pentingnya pemulihan ketertiban umum di Suriah demi kesejahteraan masyarakat. “Perang melawan terorisme harus terus dilanjutkan secara efektif. Kami juga berharap SDG mematuhi Kesepakatan 10 Maret dan segera memenuhi kewajiban yang menjadi tanggung jawabnya,” katanya.
Menurut Fidan, keberadaan Indonesia sebagai mitra kuat di Asia Pasifik sangat penting bagi Türkiye dalam menyusun kebijakan kawasan. Ia menegaskan pertemuan ini kembali menunjukkan kesamaan visi kedua negara dalam isu bilateral, regional, dan global.