JAKARTA – Serangan pemukim Israel di Tepi Barat utara kembali memicu eskalasi kekerasan. Rumah dan kendaraan milik warga Palestina dibakar, sementara ratusan pohon produktif ditebang dalam serangkaian aksi di wilayah Neblus.
Dilansir Anadolu, Kamis (23/4/2026), insiden terjadi Selasa malam di desa Beit Iba, ketika pemukim Israel membakar satu rumah dan dua kendaraan. Warga menyebut kelompok tersebut datang dari pos yang dibangun di atas lahan desa Beit Amrin, lalu menyerang pinggiran komunitas.
Dalam serangan terpisah, lebih dari 150 pohon zaitun ditebang di kawasan Khan dan Wadi Ali, dekat desa Al-Lubban al-Sharqiya. Dalam tiga hari terakhir, pemukim Israel juga meratakan sekitar 34 dunam (8,4 acre) lahan pertanian di kawasan al-Sahl serta mencabut lebih dari 500 pohon zaitun dan almond.
Kekerasan terhadap lahan dan properti Palestina meningkat tajam sejak Oktober 2023. Data menunjukkan lebih dari 1.148 warga Palestina tewas, 11.750 terluka, dan hampir 22.000 ditangkap akibat aksi pemukim maupun operasi militer Israel.