JAKARTA – George Russell menatap musim Formula 1 2026 dengan penuh optimisme. Pembalap Mercedes itu kini menjadi favorit peraih gelar juara, sekaligus siap berduel dengan jaura dunia empat kali, Max Verstappen.
F1 musim ini akan menghadirkan regulasi baru yang membuat mobil balap sepenuhnya berbeda. Perubahan besar ini membuka peluang persaingan baru, dengan urutan kekuatan tim masih belum terprediksi. Mercedes sendiri punya catatan dominan saat perubahan mesin terakhir pada 2014, ketika mereka meraih delapan gelar beruntun. Performa impresif Russell dalam sesi shakedown di Barcelona pekan lalu semakin menguatkan statusnya sebagai kandidat utama juara.
Meski begitu, persaingan diperkirakan akan ketat. Verstappen tetap dianggap sebagai salah satu pembalap terbaik di grid, meski Red Bull kini mengandalkan mesin buatan sendiri yang masih diragukan kekuatannya. “Saya ingin berhadapan langsung dengan Max, dan tentu saja, Lando memiliki musim yang hebat tahun lalu,” ujar Russell dalam peluncuran timnya, dikutip dari Motorsport, Kamis (5/2/2026).
Russell menegaskan bahwa tekanan bukan masalah, dan ia menyadari Red Bull tetap memiliki mobil kompetitif. “Mesin mereka yang menjadi masalah, bukan mobilnya, dan kami jelas tahu seberapa hebat Max. Jadi saya pikir dia akan sangat terlibat dalam persaingan tahun ini dan itu bagus,” tambahnya.
Selain Verstappen, Russell juga mewaspadai McLaren, Ferrari, dan Aston Martin. Ferrari menunjukkan potensi lewat catatan waktu Lewis Hamilton di Barcelona, sementara Aston Martin kini diperkuat Honda dan desainer legendaris Adrian Newey, serta juara dunia dua kali Fernando Alonso. “Anda tidak bisa mengabaikan apa yang telah dilakukan Aston Martin. Mobilnya terlihat spektakuler, dan Honda punya mesin yang sangat baik,” kata Russell.
Dengan empat tim besar dan sejumlah nama top di grid, Russell menilai F1 2026 berpotensi menghadirkan persaingan sengit layaknya musim 2010. “Itulah esensi olahraga ini dan itulah yang kita harapkan tahun ini,” tutupnya.