JAKARTA – Setiap hari kita dianjurkan untuk mengonsumsi buah dan sayuran karena kandungan vitamin, serat, dan antioksidannya yang tinggi. Namun, dengan maraknya penggunaan pestisida dalam pertanian konvensional, kekhawatiran terhadap residu kimia pada buah menjadi topik yang sering dibahas, terutama di media sosial. Salah satu cara yang banyak beredar adalah mencuci atau merendam buah dengan soda kue (baking soda) untuk “menghilangkan 99% residu pestisida”. Tapi, benarkah klaim itu?
Apa Itu Residu Pestisida dan Apa Risikonya?
Pestisida adalah bahan kimia yang digunakan untuk membunuh hama atau penyakit pada tanaman. Sebagian residunya bisa tetap menempel pada kulit atau bahkan menembus permukaan buah setelah panen. Meskipun otoritas seperti USDA dan EPA menetapkan batas aman residu pestisida pada buah dan sayur, banyak orang ingin meminimalkan paparan mereka sebanyak mungkin demi kesehatan jangka panjang.
Soda Kue vs Air: Mana yang Lebih Efektif?
Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa soda kue dapat membantu mengurangi residu pestisida lebih efektif daripada hanya menggunakan air biasa. Sebuah studi yang dipublikasikan di Journal of Agricultural and Food Chemistry membandingkan tiga metode pencucian apel yang diberi residu dua jenis pestisida umum thiabendazole (fungisida) dan phosmet (insektisida). Hasilnya:
-
Larutan soda kue (sekitar 1% atau 1 sendok teh per 2 cangkir air) yang digunakan untuk merendam buah selama sekitar 12-15 menit mampu menghilangkan hampir seluruh residu pestisida dari permukaan apel dalam kondisi eksperimen tersebut.
-
Rendam air keran biasa dan bahkan larutan pemutih yang sering dipakai industri ternyata tidak seefektif soda kue dalam menghilangkan pestisida yang menempel di kulit buah.
Hal ini terjadi karena soda kue bersifat alkalin, sehingga dapat membantu menguraikan molekul pestisida sehingga lebih mudah terlepas dari permukaan buah dibandingkan dengan air biasa.
Batasan Soda Kue sebagai Metode Penghilang Pestisida
Meski hasilnya menjanjikan, penting untuk memahami bahwa soda kue tidak “menghilangkan 99% residu pestisida pada semua buah dan semua jenis pestisida” secara universal. Ada beberapa hal yang perlu diketahui:
-
Hanya efektif untuk residu yang menempel di permukaan, bukan yang sudah masuk ke dalam jaringan buah. Pestisida sistemik (yang diserap tanaman) bisa tetap berada di dalam daging buah meskipun kulitnya sudah dibersihkan dengan soda kue atau air.
-
Efektivitasnya tergantung jenis pestisida, waktu perendaman, dan jenis buah. Tidak semua pestisida merespons cara pembersihan yang sama.
-
Soda kue efektif membantu mengurangi residu, tetapi paling baik bila digabungkan dengan pengelupasan, penggunaan kuas lembut untuk buah bersisik tebal, atau metode lain jika diperlukan.
Bagaimana Cara Menggunakan Soda Kue dengan Benar?
Cara yang direkomendasikan oleh para peneliti dan praktisi keamanan pangan adalah:
-
Siapkan larutan soda kue: Campurkan sekitar 1 sendok teh soda kue dengan setiap 2 cangkir air (atau sekitar 1 sendok teh per 500 ml).
-
Rendam buah selama sekitar 12-15 menit dalam larutan tersebut untuk hasil maksimal pada kulit buah.
-
Rinse/rinsing dengan air bersih di bawah air mengalir untuk menghilangkan sisa soda kue dan residu yang terlepas.
-
Gunakan kuas lembut untuk membersihkan permukaan buah yang bersisik atau tebal seperti apel atau pir.
Apakah Ini Solusi Terbaik untuk Semua Buah?
Meskipun metode ini memang terbukti membantu mengurangi residu pestisida pada permukaan tertentu seperti apel, para ahli keamanan pangan biasanya tidak menyarankan metode ekstrem seperti penggunaan sabun cuci piring atau bahan kimia kuat, karena dapat diserap oleh buah dan berpotensi membahayakan kesehatan.
Selain itu, air bersih yang mengalir tetap merupakan langkah paling dasar dan penting untuk mencuci buah sebelum dikonsumsi, bahkan jika kamu menggunakan soda kue atau cuka sebagai tambahan.
Penggunaan soda kue sebagai larutan perendam buah dapat lebih efektif daripada air biasa untuk mengurangi residu pestisida pada permukaan buah terutama jika dilakukan dengan benar dalam durasi waktu yang cukup. Namun, klaim “menghilangkan 99% residu pestisida di semua buah” terlalu berlebihan dan tidak sepenuhnya akurat karena banyak faktor memengaruhi efektivitasnya.
Langkah terbaik tetaplah mencuci buah sebelum dimakan, mempertimbangkan pengupasan jika perlu, dan bila memungkinkan memilih produk organik atau dari petani lokal untuk mengurangi paparan pestisida dalam jangka panjang.