JAKARTA — Kebiasaan mengonsumsi teh setelah makan masih banyak dilakukan masyarakat. Meminum teh setelah makan memang menyegarkan, tetapi di dalam tubuh terjadi efek negatif yang tidak terduga. Sejumlah sumber kesehatan menyebutkan bahwa waktu minum teh dapat memengaruhi proses penyerapan nutrisi di dalam tubuh.
Berikut 4 bahaya meminum teh setelah makan, berdasarkan artikel Alodokter:
1. Menghambat Penyerapan Zat Besi
Minum teh segera setelah makan dapat mengganggu proses penyerapan zat besi dalam tubuh. Kandungan tanin di dalam teh diketahui mampu mengikat zat besi non-heme yang berasal dari makanan nabati seperti sayuran hijau, tahu, dan tempe. Jika kebiasaan ini dilakukan secara terus-menerus, tubuh berisiko kekurangan zat besi yang dapat berujung pada anemia, terutama pada anak-anak, remaja, ibu hamil, serta orang dengan gangguan penyerapan nutrisi.
2. Menambah Asupan Gula Harian
Teh manis yang dikonsumsi setelah makan berpotensi meningkatkan asupan gula harian tanpa disadari. Kandungan gula tambahan dalam minuman tersebut dapat berdampak pada kenaikan berat badan dan ketidakseimbangan kadar gula darah jika dikonsumsi secara rutin, khususnya apabila tidak diimbangi dengan pola makan sehat dan aktivitas fisik yang cukup.
3. Mengganggu Penyerapan Mineral Lain
Selain zat besi, tanin dalam teh juga dapat memengaruhi penyerapan mineral penting lain seperti kalsium dan zinc. Konsumsi teh dalam jumlah banyak setelah makan berpotensi menghambat penyerapan kedua mineral tersebut, yang dalam jangka panjang dapat berdampak pada kesehatan tulang serta proses metabolisme tubuh.
4. Memicu Gangguan pada Lambung
Kandungan kafein dalam teh dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada saluran pencernaan, terutama bagi orang yang sensitif terhadap asam lambung. Risiko ini dapat meningkat apabila teh dikonsumsi dalam keadaan kental atau masih panas setelah makan. Keluhan yang kerap muncul antara lain perut kembung, rasa nyeri di ulu hati, hingga mual.
Waktu yang Tepat untuk Minum Teh
Lalu, kapan waktu yang tepat untuk minum teh? Berdasarkan informasi dari Hello Sehat, konsumsi teh sebaiknya diberi jeda sekitar 30 menit hingga satu jam setelah makan. Teh hijau dapat menjadi pilihan karena dinilai lebih ramah terhadap sistem pencernaan dan tidak terlalu memengaruhi penyerapan zat besi maupun protein dibandingkan teh hitam. Meski demikian, konsumsi teh setelah makan tetap disarankan dalam jumlah terbatas, yakni tidak lebih dari satu cangkir.