Nama Sarifah Suraidah, istri Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, belakangan ini ramai menjadi perbincangan hangat di jagat maya. Bukan hanya karena perannya sebagai pendamping orang nomor satu di Bumi Etam, melainkan karena pilihan busananya yang berani, glamor, dan unik.
Warganet bahkan menyematkan julukan “Noni Belanda” kepadanya karena gayanya yang mengingatkan pada estetika bangsawan Eropa tempo dulu.
Bukan Sekadar Istri Pejabat
Di balik topi lebar dan gaun puitisnya, Sarifah adalah sosok perempuan berdaya yang menyandang gelar Sarjana Hukum (SH). Sebagai Ketua TP PKK Kalimantan Timur, ia dikenal vokal dalam isu pemberdayaan perempuan dan pencegahan stunting.
Di balik penampilannya yang selalu segar dan fashionable, ia adalah ibu dari tujuh orang anak. Ia menyeimbangkan peran domestik sebagai ibu keluarga besar dan figur publik yang selalu tampil “paripurna” menjadikannya magnet perhatian di setiap agenda kenegaraan.

Menjelajah Estetika “Noni Belanda” ala Sarifah
Gaya ikonik Sarifah sering kali berpusat pada penggunaan topi lebar dan gaun floral. Dalam berbagai momen publik—bahkan saat mengunjungi pasar tradisional—ia kerap memadukan gaun bermotif bunga bernuansa lembut dengan topi jerami lebar.
Siluet gaun yang mengembang dan detail riasan wajah yang bold menciptakan kesan formal sekaligus mewah, seolah membawa suasana klasik Eropa ke tengah lanskap Kalimantan Timur.
Tak hanya bermain di ranah klasik, Sarifah juga sering menampilkan kesan dramatis melalui pemilihan warna. Ia pernah tampil dalam balutan abaya hijau emerald dengan detail etnik, serta dress emas penuh bordir dan payet untuk acara seremonial.
Penggunaan aksesori seperti statement necklace dan perhiasan berkilau mempertegas citra glamor yang telah menjadi bagian dari personal branding-nya.
Antara Modernitas dan Sentuhan Vintage
Meski kental dengan gaya vintage, Sarifah tetap memberikan sentuhan modern melalui pilihan warna pastel. Dress ungu dan pink lembut berbahan ringan sering kali menjadi pilihannya untuk acara yang lebih santai namun tetap menonjolkan sisi feminin.
Melalui kombinasi topi lebar, alis yang tegas, dan gaun-gaun berlapis kain transparan, Sarifah Suraidah menciptakan standar baru dalam gaya berbusana istri pejabat.