JAKARTA – Gelombang protes di Pakistan dan Irak menyusul kabar wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatolah Ali Khamenei.
Di Karachi, polisi Pakistan menembakkan gas air mata untuk membubarkan demonstran yang menerobos tembok luar Konsulat AS. “Para demonstran didorong mundur dari konsulat tersebut,” kata juru bicara pemerintah, dilansir dari Reuters, Minggu (1/3/2026).
Seorang reporter Reuters mendengar suara tembakan, sementara rekaman video menunjukkan kendaraan terbakar di luar gerbang utama konsulat. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, dan diplomat AS belum memberikan komentar.
Aksi serupa terjadi di kota Skardu, Pakistan utara, di mana demonstran membakar gedung kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Di Irak, massa pro-Iran berkumpul di luar Zona Hijau Baghdad, lokasi Kedutaan Besar AS, sebagai bentuk protes atas serangan yang menewaskan Khamenei.