JAKARTA – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi rantai pasok pertanian, PT Sang Hyang Seri (SHS), anggota Holding Pangan ID FOOD, resmi menjalin sinergi strategis dengan PT Pupuk Indonesia Niaga (PI Niaga), anggota Holding Pupuk Indonesia. Sinergi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Penunjukan Distributor Benih Padi yang berlangsung di Ruang Rapat Benih PT Sang Hyang Seri, Jakarta, pada Senin (2/3).
Acara ini dihadiri langsung oleh Direktur Utama PT Sang Hyang Seri, Adhi Cahyono Nugroho, dan Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Niaga, Trudo HD. Turut hadir mendampingi jajaran Direksi Komersial dari kedua belah pihak beserta staf terkait.
Penandatanganan dilakukan oleh Trudo HD selaku Direktur Utama PI Niaga dan Adhi Cahyono Nugroho selaku Direktur Utama SHS.
Membangun Ekosistem Pertanian yang Tangguh
Kerja sama ini bertujuan menciptakan sinergi usaha yang saling menguntungkan dengan memanfaatkan kompetensi inti masing-masing perusahaan. Sebagai produsen benih nasional, PT Sang Hyang Seri berperan menyediakan benih berkualitas, sementara PT Pupuk Indonesia Niaga mengoptimalkan jaringan distribusi dan perdagangan yang dimiliki.
Adhi Cahyono Nugroho, Direktur Utama PT Sang Hyang Seri, menyatakan, “Kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam mengintegrasikan potensi yang dimiliki sesama anak usaha BUMN. Dengan dukungan distribusi dari PI Niaga, kami optimistis benih unggul SHS dapat menjangkau petani secara lebih luas dan tepat waktu guna mendukung produktivitas pertanian nasional.”
Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Niaga, Trudo HD, menegaskan komitmennya dalam kerja sama ini. “Kami menyambut baik kemitraan ini sebagai upaya bersama untuk memperkuat lini bisnis perdagangan kami. Dengan peran sebagai distributor, kami memastikan ketersediaan benih padi berkualitas di pasar semakin terjaga, yang pada akhirnya memberikan nilai tambah bagi para petani,” ujarnya.
Kerja sama ini bukan sekadar transaksi bisnis, melainkan integrasi peran dalam ekosistem pertanian. SHS fokus pada kualitas genetik benih, sementara PI Niaga memastikan aksesibilitasnya. Sinergi ini menjadi solusi end-to-end bagi petani Indonesia. Trudo menambahkan, PI Niaga akan mengerahkan infrastruktur distribusi dan pengalaman komersialnya untuk memastikan benih padi unggul dari SHS tersedia tepat waktu dan tepat lokasi. Sinergi antarholding BUMN ini menjadi kunci efisiensi rantai pasok pangan nasional.
Prinsip Tata Kelola dan Keberlanjutan
Kedua belah pihak sepakat bahwa penjajakan dan pelaksanaan kerja sama ini akan senantiasa dilandasi iktikad baik, kepatuhan terhadap hukum yang berlaku, serta penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance). Melalui penandatanganan ini, PT Sang Hyang Seri dan PT Pupuk Indonesia Niaga berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan pertanian Indonesia, sekaligus memperkokoh posisi BUMN sebagai pilar utama kedaulatan pangan.