JAKARTA — PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyiapkan sejumlah strategi untuk menghadapi momen Idul Fitri, mulai dari penggratisan tarif, penambahan armada menuju lokasi wisata, hingga penyesuaian jam operasional.
Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza menyampaikan bahwa seluruh layanan bus Transjakarta dapat digunakan secara gratis pada Lebaran 2025. Namun, tanggal pasti pemberlakuan tarif gratis masih menunggu surat keputusan Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama masa libur Lebaran, Transjakarta juga menyiapkan penambahan bus pada rute menuju lokasi wisata, seperti Ancol, Taman Mini, dan Ragunan.
Sementara itu, jam operasional bus pada hari-H Idul Fitri akan dimulai pukul 09.00 WIB. Welfizon menjelaskan, penyesuaian ini dilakukan dengan mempertimbangkan aktivitas karyawan, khususnya para pengemudi, agar dapat melaksanakan salat Idul Fitri.
“Belajar dari pengalaman kita melayani di hari-hari besar, biasanya pada saat hari-H Lebaran itu kita menyesuaikan jam operasional. Untuk memberikan kesempatan kepada semua karyawan, terutama teman-teman pramudi, juga untuk bisa menjalankan salat Idul Fitri,” kata Welfizon kepada wartawan, Rabu (4/3/2026).
Ia menambahkan, Idul Fitri merupakan hari libur dan masyarakat diprediksi akan melaksanakan salat Id serta bersilaturahmi pada pagi hari, sehingga aktivitas warga diperkirakan baru dimulai pukul 09.00 WIB.
“Jadi kita mulai operasi kita perkirakan mungkin jam 09.00 atau jam 10.00. Biasanya pagi-pagi itu rata-rata salat di lingkungan masing-masing dan silaturahminya mulai jam 10.00 atau bahkan setelah Zuhur. Jadi nanti kita akan sesuaikan jam operasionalnya,” ujarnya.